Cara Nur Mahmudi Galang Bantuan Longsor Banjarnegara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sukarelawan bersama warga menyiapkan kuburan massal korban longsor di dukuh Ngalian, Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, 15 Desember 2014. TEMPO/Budi Purwanto

    Sukarelawan bersama warga menyiapkan kuburan massal korban longsor di dukuh Ngalian, Karangkobar, Banjarnegara, Jawa Tengah, 15 Desember 2014. TEMPO/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Depok - Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menggalang dana bantuan bagi korban longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah. Penggalangan sumbangan itu dilakukan saat apel pagi di lapangan Balai Kota, Selasa, 16 Desember 2014. (Baca: Cara Gunung Kidul Redam Longsor)

    Sebanyak delapan kotak uang diedarkan ke setiap barisan peserta apel yang terdiri atas pegawai di setiap dinas dan kecamatan Kota Depok. "Insya Allah bantuan ini sangat berguna bagi saudara kita di Banjarnegara," kata Nur Mahmudi, yang ikut membawa satu kotak amal ke setiap barisan pegawai. Walhasil, penggalangan bantuan yang berlangsung sekitar sepuluh menit itu membuat suasana apel riuh. (Baca: Awas, Tambang Kapur Pantura Juga Rawan Longsor)

    Nur Mahmudi menjelaskan, selain bantuan saat apel, Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Kota Depok juga menggalang bantuan ke pegawai Pemerintah Kota Depok. "Terutama kepada guru-guru, biasanya di sana pasti banyak," kata Nur Mahmudi. (Baca: Satu Dasawarsa, 1.815 Orang Tewas Akibat Longsor)

    Rencananya, kata Nur Mahmudi, Kota Depok akan memberi bantuan kepada korban bencana longsor di Banjarnegara senilai Rp 100 juta. Dia sendiri yang bakal menyerahkan bantuan tersebut besok, Rabu, 17 Desember 2014. Uang di dalam kotak yang diedarkan saat apel tadi langsung dihitung. Total dana yang terkumpul Rp 27,292 juta. Masih kurang Rp 72,708 juta. (Baca: Korban Longsor Banjarnegara Tambah Jadi 58 Tewas)

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok Diah Sadiah mengatakan penggalangan dana yang lebih masif akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan. Alasannya, Dinas telah menerbitkan surat edaran ke semua sekolah di Kota Depok. "Nanti Dinas Pendidikan akan ke sekolah-sekolah. Mereka akan kerahkan siswa," katanya. (Baca: Bantuan Longsor Melimpah, Banjarnegara Krisis Gudang)

    Diah mengatakan saat ini kas Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana masih cukup untuk memberikan dana tambahan hingga mencapai angka Rp 100 juta. (Baca juga: 40 Juta Nyawa Terancam Jadi Korban Longsor)

    ILHAM TIRTA

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Rekening Gendut Kepala Daerah

    Berita terpopuler lainnya:
    Surat Sakti Agar Golkar Kubu Ical Disahkan Laoly 
    Kesaksian WNI Soal Detik-detik Teror di Australia 
    Kubu Agung Cabut Gugatan Legalitas Munas Bali 
    Dewan Pers: Kasus Karikatur Jakarta Post Distop


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.