Pesan Ahok buat Marbut yang Berangkat Umrah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merapihkan topi yang selalu merosot di kepalanya sebelum acara pelatikan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merapihkan topi yang selalu merosot di kepalanya sebelum acara pelatikan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, 19 November 2014. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berpesan kepada para marbut untuk menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, Mekah. "Banyak minum air putih ya bapak-bapak, jangan sampai sakit di sana," kata Ahok saat melepas 30 orang marbut di Balai Kota Jakarta, Selasa, 16 Desember 2014. (Baca: Ahok: Marbut Itu Duta Masjid)

    Para marbut yang diberangkatkan umrah itu merupakan hasil seleksi yang dilakukan Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Para marbut akan berangkat pada 18 Desember mendatang dan melaksanakan umrah selama sepuluh hari. Selain itu, tahun ini para marbut mendapat insentif sebesar Rp 2,7 juta. Insentif diberikan melalui rekening tabungan. (Baca: Ahok: Kalau Tak Dilarang, Saya Bisa Hafal Al-Quran)

    Menurut Ahok, program umrah buat marbut adalah bentuk apresiasi Pemerintah DKI Jakarta terhadap para tenaga penjaga masjid ini. "Mereka enggak dibayar, tapi tugasnya mulia sekali, merawat masjid dan mengajak orang beribadah," kata Ahok. "Maka sudah seharusnya pemerintah memberikan apresiasi, waktu saya jadi Bupati di Belitung Timur juga sudah pernah bikin program serupa." (Baca: Ahok Berangkatkan Marbut Umrah, Apa Syaratnya?)

    Kepada para marbut, Ahok mengatakan cuaca di Arab Saudi saat ini adalah musim dingin. Karena itu persiapan fisik dan mental harus baik. "Jangan sampai sakit di sana, supaya ibadah bapak-bapak semua khusyuk dan doanya diterima," kata Ahok. (Baca juga: Ahok Larang Motor, Pengojek di Kantor Puan Panik)

    PRAGA UTAMA

    Topik terhangat:
    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Rekening Gendut Kepala Daerah

    Berita terpopuler lainnya:
    Surat Sakti Agar Golkar Kubu Ical Disahkan Laoly
    Kesaksian WNI Soal Detik-detik Teror di Australia
    Kubu Agung Cabut Gugatan Legalitas Munas Bali
    Dewan Pers: Kasus Karikatur Jakarta Post Distop


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.