Pembatasan Sepeda Motor di HI Diterapkan 24 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Pengendara sepeda motor di kawasan TB.Simatupang, Jakarta, Rabu (3/2). Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia mengatakan, selama sarana transportasi belum baik kami tidak merekomendasikan pembatasan pengguna sepeda motor. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Uji coba pembatasan sepeda motor dimulai hari ini, Rabu, 17 Desember 2014. Pemerintah DKI Jakarta melarang sepeda motor melintas dari Bundaran Hotel Indonesia-Jalan MH Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan petugas akan turun ke lapangan. "Polisi dibantu Dinas Perhubungan dan Satpol PP," kata Rikwanto, Selasa, 16 Desember 2014. (Baca: Motor Dilarang Lewat HI, Ini Jalur Alternatifnya)

    Di lapangan, kata Rikwanto, para petugas akan menegur pengendara sepeda motor yang melanggar. Selain itu, petugas akan mengarahkan para pengendara sepeda motor agar tak memasuki kawasan pembatasan sepeda motor. "Meskipun belum ditilang, diharapkan masyarakat sudah bisa memahaminya," ujarnya. (Baca: Broadcast Larangan Sepeda Motor di HI Benar tapi Salah)

    Di kawasan Jalan MH Thamrin, tepatnya di Bundaran HI, pengendara sepeda motor masih diizinkan untuk berputar atau melalui persimpangan. Begitu juga dengan persimpangan di kawasan Sarinah dan Patung Kuda Senayan. "Masih boleh melalui persimpangan itu, tapi tak boleh masuk jalannya," kata Rikwanto. (Baca: Bentuk Peduli Ahok untuk Para Bikers)

    Dalam uji coba ini, menurut Rikwanto, tidak ada pembatasan jam ataupun hari. "Masih berjalan selama 24 jam," katanya. Hari libur kebijakan pembatasan itu akan tetap berlaku. (Baca: Larangan Sepeda Motor, 11 Gedung Parkir Disiapkan)

    Namun Rikwanto belum mengetahui ke depan akan diterapkan seperti apa. "Nanti setelah satu bulan uji coba baru akan dievaluasi," ujarnya. Uji coba pembatasan ini akan dimulai 17 Desember 2014 hingga 17 Januari 2015 mendatang. (Baca juga: Transjakarta Siapkan Bus Tingkat Gratis di Thamrin)

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Rekening Gendut Kepala Daerah

    Berita terpopuler lainnya:
    Beda Gaya Jokowi dan SBY di Sebatik 
    Anang Minta Maaf Soal Tayangan Ashanty Melahirkan
    Teror di Sydney, #illridewithyou Cegah Benci Islam 
    Menteri Anies ke Nuh: Don't Take It Personally


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.