Djarot Bersiap di Rumah Dinas, Keluarga Kumpul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Tony Hartawan

    Djarot Saiful Hidayat. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan dilantik oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Rabu siang, 17 Desember 2014. Sebelum dilantik, Djarot mulai menempati rumah dinasnya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. (Baca: Dilantik, Djarot Keluar Rumah Sejak Subuh)

    Menurut seorang petugas di rumah dinas Gubernur, Djarot berada di dalam rumah sejak pagi tadi. Dia berujar, Djarot akan berangkat dari rumah ke Balai Kota pada pukul 11.00 WIB. Berdasarkan pengamatan Tempo, beberapa mobil ada di dalam rumah dinas tersebut. "Keluarga bapak sudah kemari," katanya. (Baca: Daftar PR Djarot dari Ahok)

    Selain itu, dua unit mobil Elf milik Pemerintah Provinsi DKI sudah tiba di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Menurut sopirnya, mobil ini akan membawa keluarga Djarot ke Balai Kota. Rencananya, Djarot akan dilantik oleh Ahok pada pukul 13.00 WIB di Balai Kota. (Baca: Blusukan ke Pasar, Djarot Masuk Kedai Kopi)

    Rumah dinas ini disediakan untuk Wakil Gubernur DKI. Seharusnya rumah tersebut ditempati oleh Ahok saat menjabat sebagai wakil gubernur mendampingi Jokowi. Namun Ahok lebih memilih tinggal di rumah pribadinya di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. Selama itu pula, rumah ini hanya dijaga oleh beberapa petugas, tapi tetap dirawat. (Baca juga: Diskusi Panjang Mega, Ahok, dan Djarot)

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Pembatasan Motor | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok Umrahkan Marbot, Ini Reaksi FPI 
    Beda Gaya Jokowi dan SBY di Sebatik 
    Ahok: Kalau Tak Dilarang, Saya Bisa Hafal Al-Quran
    Jokowi Panjat Menara Intai Perbatasan di Sebatik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.