DPRD DKI Puji Wagub Djarot  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikan Wagub DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengucapkan sumpah jabatan saat pelantikan Wagub DKI Jakarta di Balai Agung, Balaikota Jakarta, 17 Desember 2014. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta Lucky Sastrawiria mendukung dilantiknya Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Djarot, kata dia, memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni mengenai penataan kota.

    "Beliau pernah di birokrasi, pengalamannya pasti berguna," kata Lucky saat dihubungi, Rabu, 17 Desember 2014. (Baca: Ahok Sebut Djarot Lebih Hebat dari Jokowi)

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama resmi melantik Djarot pada Rabu, 17 Desember 2014. Pelantikan itu berlangsung di Balai Kota dan dihadiri oleh 350 undangan.

    Lucky menuturkan pengalaman penataan kota selama Djarot menjadi Wali Kota Blitar dapat menjadi salah satu modal untuk membenahi permasalahan di Jakarta. Pengalaman itu, kata dia, menandakan Djarot memahami tata pemerintahan dan cara menghadapi warga. "Saya melihatnya beliau kompeten," ujarnya. (Baca: Ahok Ungkap Kesamaannya dengan Djarot)

    Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Mohamad Taufik berharap Djarot dapat beradaptasi dengan cepat untuk memetakan permasalahan kota. Sebabnya, kata dia, pemerintahan Ahok hanya menyisakan waktu tiga tahun, sedangkan masih banyak program prioritas yang penyelesaiannya harus dikebut.

    Ihwal cara komunikasi, Taufik mengapresiasi niat Djarot untuk menjembatani komunikasi di antara pemerintah DKI Jakarta. Itu artinya, kata dia, Djarot memahami pentingnya komunikasi di antara kedua instansi sebagai mitra. "Saya dukung niat Pak Djarot itu," ujar Taufik.

    LINDA HAIRANI

    Baca juga:
    Menteri Susi: Tahun Depan Swasembada Garam
    Makan Minum PNS Banyuwangi Habiskan Rp 17 Miliar
    Rupiah Loyo, Menhan Cemas Harga Alutsista Bengkak
    'Titiek Soeharto Tak Pantas Jadi Ketua PMI'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.