Ahok Larang Motor, Fahrurrozi: Itu Bodoh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Versi Front Pembela Islam (FPI), Fahrurrozi Ishak memberikan orasinya saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, 1 Desember 2014. Front Pembela Islam (FPI) menunjuk Fahrurrozi Ishak sebagai Gubernur tandingan untuk menurunkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Gubernur Versi Front Pembela Islam (FPI), Fahrurrozi Ishak memberikan orasinya saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota Jakarta, 1 Desember 2014. Front Pembela Islam (FPI) menunjuk Fahrurrozi Ishak sebagai Gubernur tandingan untuk menurunkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur versi Front Pembela Islam (FPI) Fahrurrozi Ishaq mengatakan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang melarang sepeda motor melintasi Jalan Medan Merdeka Barat hingga Bundaran HI tak tepat. (Baca: Ahok Lantik Djarot, Fahrurrozi Pamer Wakilnya)

    Menurut dia, kebijakan itu membuat rakyat rugi besar. "Bodoh itu, dia menyengsarakan warga," kata Fahrurrozi saat ditemui Tempo di kantornya, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Desember 2014. (Baca: Jika Ahok Masuk Islam,FPI Akui Status Gubernurnya?)

    Fahrurrozi mengatakan pelarangan sepeda motor ini tak berpihak kepada warga DKI Jakarta. Fahrurrozi mengaku menerima banyak keluhan terkait dengan kebijakan Ahok ini. "Mereka, kan, juga bayar pajak," katanya. (Baca: Prabowo Disebut Pernah ke Kantor Gubernur Fahrurrozi)

    Fahrurrozi juga mempertanyakan janji Ahok yang akan selalu prorakyat. Menurut Fahrurrozi, pelarangan sepeda motor ini malah membatasi hak warga DKI dalam beraktivitas. (Baca juga: Ahok Larang Motor, Tukang Ojek 'Nangis')

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Pembatasan Motor | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Imam Prasodjo Ucapkan Innalillahi... pada KPK
    Beda Cara Jokowi dan SBY Meredam Rupiah Jeblok 
    Gara-gara Ahok, Pengusaha Rugi Rp 190 Triliun 
    Ah Poong Sentul Bogor Disegel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.