Ahok: Bicara Saya Sering Off Side, Jokowi...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih Joko Widodo, bersamalan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam acara perpisahan di Balai Kota, Jakarta, 17 Oktober 2014. Di hari terakhir, Jokowi berkeliling Balai Kota untuk berpamitan kepada para pegawai Pemprov DKI Jakarta. TEMPO/Dasril Roszandi

    Presiden terpilih Joko Widodo, bersamalan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dalam acara perpisahan di Balai Kota, Jakarta, 17 Oktober 2014. Di hari terakhir, Jokowi berkeliling Balai Kota untuk berpamitan kepada para pegawai Pemprov DKI Jakarta. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, bernostalgia tentang kerja samanya saat masih menjadi partner kerja Joko Widodo. Ahok berujar saat itu Jokowi yang menjabat sebagai gubernur tak pernah berpikir jabatan masing-masing.

    "Jakarta itu memiliki dua gubernur," kata Ahok di Balai Kota, Rabu, 17 Desember 2014. Ahok mengaku Jokowi dan dirinya punya pemahaman yang sama untuk mewujudkan visi Jakarta Baru. (Baca: Ahok Larang Motor, Fahrurrozi: Itu Bodoh)

    Meski begitu, Ahok mengakui seringkali salah bicara mengenai sebuah rencana atau kebijakan. Jika Ahok sudah salah bicara, Jokowi akan menghubunginya untuk meminta konfirmasi. "Biasalah, saya kan kalau bicara suka offside," ujar Ahok sambil tertawa. (Baca: Ahok Lantik Djarot, Fahrurrozi Pamer Wakilnya)

    Ahok menuturkan, koordinasi dan komunikasi dengan Jokowi ihwal semua kebijakan di Ibu Kota dilakukan setiap hari. Ahok mengungkapkan, Jokowi menerapkan gaya komunikasi tanpa batas dan itu menjadi kunci kerukunan mereka dalam memimpin Jakarta selama dua tahun. Ahok juga leluasa masuk ke dalam ruang kerja Jokowi setiap saat, meski Jokowi sedang menerima tamu. (Baca: Ahok Komentari Sofa Djarot: Empuk, Bikin Ngantuk)

    Ahok mengatakan rahasia kerukunan lainnya, yakni Jokowi dan dirinya tak pernah saling menunggu untuk memutuskan sesuatu. Ahok dan Jokowi justeru berebut mengerjakan tugas. Dengan begitu, roda pemerintahan di Ibu Kota bisa berjalan dengan sangat cepat. "Kalau berebut tugas, tak akan berantem. Kalau berebut uang, mungkin iya," kata Ahok. (Baca juga: Gara-gara Ahok, Pengusaha Rugi Rp 190 Triliun)

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:

    Longsor Banjarnegara | Teror Australia | Pembatasan Motor | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Imam Prasodjo Ucapkan Innalillahi... pada KPK
    Beda Cara Jokowi dan SBY Meredam Rupiah Jeblok 
    Gara-gara Ahok, Pengusaha Rugi Rp 190 Triliun 
    Ah Poong Sentul Bogor Disegel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.