Alasan Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berniat merekam setiap rapat pemerintah Jakarta dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta. Sebab, Ahok berkeinginan rapat-rapat tersebut bisa diketahui publik.

    "Biar tidak ada saling fitnah nantinya," kata mantan Bupati Belitung Timur itu di Balai Kota, Kamis, 18 Desember 2014. Rapat terbuka yang diminta Ahok itu termasuk pertemuan untuk membaha Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015.(Baca: Paripurna DPRD, Ahok dan Lulung Bercengkerama)

    Ahok mengklaim Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi sepakat dengan keinginan dia. Terbukti, ujar dia, rapat Badan Anggaran DPRD sudah dilakukan secara terbuka. "Tadi juga sudah terbuka," ucap Ahok.

    Menurut dia, perekaman rapat ini memiliki dasar hukum, yakni persetujuan Ketua DPRD. "Kalau sudah terbuka, semua orang bisa rekam," kata Ahok.

    Adapun Prasetyo membenarkan kabar bahwa semua rapat antara DPRD dan eksekutif Jakarta berlangsung terbuka. "Sekarang semuanya terbuka," katanya.

    Prasetyo mengatakan rapat Dewan sudah terbuka mulai Senin lalu. Ketika itu, DPRD mengundang semua badan usaha milik daerah untuk melakukan presentasi ihwal penyertaan modal.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Lain
    Tertinggal Pesawat, Dhani: Pilot Garuda Kampret

    JK Ketua Umum PMI, Titiek: Saya Tetap Menang 

    JK Walk Out, Titiek: Ngambek atau Mau Bobok?

    Tiga Persamaan Heboh Acara Anang dan Raffi Ahmad




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.