Awas, Hujan Badai Ancam Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO , Jakarta -  Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kukuh Ribudiyanto mengatakan cuaca buruk mengancam Jakarta. Hujan lebat disertai angin berpeluang terjadi di Ibu Kota selama  tiga hari kedepan. "Akan terjadi di sebagian besar wilayah Jakarta," kata Kuku, Sabtu, 20 Desember 2014.

    Berdasarkan  pantauan citra radar cuaca pada Sabtu pukul 18.30,   hujan disertai petir berpeluang  terjadi di Jakarta Utara. Untuk itu BMKG mengeluarkan peringatan dini dan menyarankan agar masyarakat tak berteduh di bawah pohon dan menghindari reklame di jalan.

    Wilayah yang akan diguyur hujan di antaranya Penjaringan, Angke, Pademangan, Pejagalan, Pluit, Tanjung Priok, Koja, dan Semper. Di wilayah Jakarta Barat, daerah Tambora dan Jelambar juga mengalami hal yang sama.

    Kukuh menjelaskan, hujan disertai angin kencang dan petir terjadi merata di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. BMKG memperkirakan intensitas hujan yang turun berkisar dari hujan ringan hingga hujan sedang.

    Meski begitu Kukuh mengatakan wilayah tertentu seperti Jakarta Barat dan Jakarta Selatan berpotensi mendapat guyuran hujan dengan intensitas lebih besar. Hal yang sama juga diperkirakan terjadi di Depok dan Bogor. "Keempat wilayah tersebut berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat," ujar Kukuh.

    LINDA HAIRANI

    Berita lain:
    Syafii Maarif: Selamat Natal seperti Selamat Pagi 
    Lindungi Kapal Vietnam, Menteri Susi Diprotes 

    Soal Lapindo, Ruhut: Ical Bisa Ditertawakan Kodok  





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.