Djarot Blusukan di Ciliwung dengan Perahu Karet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir akibat Sungai Ciliwung meluap di kawasan Jatinegara, Jakarta, 13 Januari 2014. Musibah terbanyak yang terjadi pada tahun 2014 adalah bencana banjir. TEMPO/Eko Siswono

    Banjir akibat Sungai Ciliwung meluap di kawasan Jatinegara, Jakarta, 13 Januari 2014. Musibah terbanyak yang terjadi pada tahun 2014 adalah bencana banjir. TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat blusukan ke Kali Ciliwung untuk memantau program pengerukan dan kebersihan bantaran kali. "Proyek ini harus dipercepat karena Jakarta mulai memasuki puncak musim penghujan," kata Djarot seusai meninjau proses pengerukan kali di Bidara Cina, Jakarta Timur, Ahad, 21 Desember 2014. (Baca: Instruksi Djarot untuk Antisipasi Banjir Jakarta)

    Djarot khawatir jika proyek berjalan lamban, banjir besar tak dapat terhindarkan. Djarot berharap pengerukan dan pembersihan sampah di kali dapat membantu aliran air di Kali Ciliwung agar tak mampat dan menggenangi rumah warga. (Baca: Wagub Djarot Akan Benahi Minimarket)

    Ditemani Camat Jatinegara Syofian Taher dan perwakilan dari Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta, Djarot meninjau lokasi pembersihan kali. Djarot naik perahu karet menyusuri Kali Ciliwung untuk melihat aliran sungai serta meninjau kondisi warga di Bantaran Kali Ciliwung. (Baca: Djarot, Gedung DPRD, dan Akuarium)

    Menurut Djarot, pengerukan harus selesai akhir Desember atau awal Januari 2015. Djarot meminta kinerja yang lebih baik lagi dari suku dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur, beserta pemerintah daerah. (Baca: Djarot Pimpin Rapat Antisipasi Banjir Jakarta)

    Sebelumnya, Djarot juga meninjau lokasi pembersihan kali dari bangunan liar di pinggir Kali Ciliwung, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat. Di lokasi ini, Djarot sempat protes karena ada tiang listrik PLN yang menganggu proyek pemerintah di sana. (Baca juga: Jadi Wakil Ahok, Begini Pesan Kakak untuk Djarot)

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Topik terhangat:
    Longsor Banjarnegara | Pembatasan Motor | Kasus Munir | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Soal Lapindo, Ruhut: Ical Bisa Ditertawakan Kodok
    Priyo Budi Diam-diam ke Rumah Akbar Tandjung

    Ucapan Natal, Yenny Wahid: Jokowi Jangan Dengar FPI

    Ahok Mencak-mencak di Balai Kota, Apa Sebabnya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.