Djarot Minta Bantuan Jokowi Atasi Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kiri) usai melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD, Jakarta, 19 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat (kanan) bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kiri) usai melakukan pertemuan dengan jajaran pimpinan DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD, Jakarta, 19 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan meminta bantuan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan normalisasi Kali Ciliwung. Alasannya, dia ingin persoalan banjir di Jakarta bisa segera diatasi.

    "Jokowi pasti mengerti karena dia pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta," kata dia seusai meninjau lokasi Kanal Banjir Timur di Duren Sawit, Jakarta Timur, Ahad, 21 Desember 2014. (Baca: Inilah Skenario Banjir Jakarta pada 2015)

    Bantuan Jokowi, kata Djarot, dibutuhkan agar program normalisasi sungai bisa segera dilaksanakan. Normalisasi Kali Ciliwung merupakan salah satu program prioritas untuk mengantisipasi banjir di Jakarta. (Baca: Instruksi Djarot untuk Antisipasi Banjir Jakarta)

    Jakarta yang merupakan ibu kota dan salah satu penopang ekonomi Indonesia tentunya dapat menarik minat pemerintah pusat agar membantu proyek normalisasi. Dalam blusukan-nya hari ini, Djarot meninjau beberapa titik di Kali Ciliwung, seperti pengerukan kali, normalisasi kali, sodetan, dan TPS Pejaten.

    Untuk menghadapi musim hujan, dia meminta semua jajaran di Pemda DKI Jakarta bekerja lebih keras. "Harus kerja ekstra jika Jakarta tak mau banjir," katanya.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Berita Terpopuler
    Ical, Lumpur Lapindo, dan Pemberi Harapan Palsu
    3 Dalih Pemerintah Jokowi Talangi Utang Lapindo
    Alasan TNI AL Tak Penuhi Permintaan Menteri Susi
    Ahmad Dhani Kembali Omeli Garuda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.