Amankan Natal, Polda Kerahkan 3.943 Petugas Gabungan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan gabungan Kepolisian Republik Indonesia turut dalam Apel Gelar Pasukan

    Pasukan gabungan Kepolisian Republik Indonesia turut dalam Apel Gelar Pasukan "Operasi Lilin 2011" di Silang Monas, Jakarta, Kamis (22/12). Operasi Lilin digelar guna pengamanan menghadapi Natal 2011 dan Tahun Baru 2012. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menggelar Operasi Lilin Jaya 2014, mulai 23 Desember 2014 hingga 2 Januari 2014. Operasi ini digelar untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru.

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan operasi lilin akan menurunkan sebanyak 3.943 personel gabungan. Anggota personel itu terdiri dari 3.051 anggota Polda Metro, 482 anggota Mabes Polri, 120 anggota TNI, dan 290 orang dari Pemerintah DKI Jakarta. (Baca: Natal, Ahok Mudik ke Belitung Timur)

    "Upacara apel operasi lilin akan digelar besok pagi (23 Desember) di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya," kata Rikwanto di kantornya, Senin, 22 Desember 2014. Upacara akan dipimpin oleh Kepala Kepolisian Jenderal Sutarman.

    Rikwanto menjelaskan ada sebanyak 1.680 gereja yang digunakan untuk perayaan Natal. Sebanyak 271 gereja itu tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Pusat 125 gereja, Jakarta Barat 219 gereja, Jakarta Timur 182 gereja, Jakarta Selatan 151 gereja, Depok 133 gereja, Kota Tangerang 126 gereja, Kabupaten Tangerang 91 gereja, Kota Bekasi 259 gereja, dan Kabupaten Bekasi 123 gereja.

    "Personil akan kami sebar dan penebalan personil akan dilakukan di beberapa gereja yang dianggap rawan," ujarnya. (Baca: Gubernur FPI Pantang Ucap Selamat Natal ke Ahok)

    AFRILIA SURYANIS

    Berita terpopuler:
    Faisal Basri: Premium Lebih Mahal dari Pertamax
    Jokowi Janjikan Eva Bande Bebas di Hari Ibu
    Jokowi Gampang Diobok-obok, Ini Sebabnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.