Ciliwung Meluap, Muara Angke Diterjang Banjir Rob  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sopir bajaj mendorong kendaraanya sata mogok karena menerobos genangan banjir setinggi lutut orang dewasa di jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, 7 Juli 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Sopir bajaj mendorong kendaraanya sata mogok karena menerobos genangan banjir setinggi lutut orang dewasa di jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, 7 Juli 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Air sungai Ciliwung meluap dan menggenangi permukiman warga di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur. Sementara air mengalir terus sampai ke laut, Jakarta Utara diterjang banjir air laut atau rob.

    Sudah sepekan ini, permukiman warga di Kampung Muara Angke, Jakarta Utara, tergenang rob. Sumiati, 46 tahun, warga Blok Empang, Muara Angke, mengatakan air sudah naik sampai ketinggian 1 meter. "Dalam tiga hari ini, air sudah masuk ke dalam rumah sampai setengah meter," ujar Sumiati kepada Tempo, Selasa, 23 Desember 2014. (Baca: Katulampa Siaga 3, Warga di Pinggir Sungai Waspada)

    Sumiati menuturkan air naik biasanya menjelang siang hari. Pada Selasa pagi tadi, menurut Sumiarti, air sudah mulai naik sekitar 20 sentimeter. Kini, Sumiati masih mengeluarkan sisa air rob yang menggenangi rumahnya. (Baca: Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter)

    Selain di Muara Angke, Kapuk Muara, Penjaringan, juga tergenang rob. Seorang warga RT 04 RW 05 Kelurahan Kapuk Muara, Sri Sutari, mengatakan air sudah mulai naik sejak tiga hari terakhir. (Baca juga: Awas, Januari Diramalkan Puncak Bencana)

    AISHA SHAIDRA

    Topik terhangat:

    KSAL Baru | Lumpur Lapindo | Perayaan Natal | Susi Pudjiastuti | Kasus Munir

    Berita terpopuler lainnya:
    4 Rencana Menteri Susi yang Berantakan
    Gubernur FPI Pantang Ucap Selamat Natal ke Ahok 
    Eva Bande, Dipenjara Gara-gara Bela Petani
    Ahok Makan Babi, Ibu-ibu di NTT 'Klepek-klepek'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.