Natal, Polisi Jaga Ketat 45 Gereja di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang jemaat memasang bintang diujung pohon natal yang terbuat dari ranting pohon di Gereja Katedral Jakarta Pusat, 23 Desember 2014. Jemaat Katedral memanfaatkan ranting dan dahan kering serta bahan daur ulang untuk dijadikan dekorasi natal. TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang jemaat memasang bintang diujung pohon natal yang terbuat dari ranting pohon di Gereja Katedral Jakarta Pusat, 23 Desember 2014. Jemaat Katedral memanfaatkan ranting dan dahan kering serta bahan daur ulang untuk dijadikan dekorasi natal. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat sebanyak 45 gereja di DKI Jakarta memiliki potensi ancaman kerawanan dalam perayaan Natal. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan 45 gereja itu tersebar di lima wilayah DKI yaitu Jakarta Pusat 19, Jakarta Utara 8, Jakarta Timur 9, Jakarta Selatan 3, dan Jakarta Barat 6.

    "Ada penebalan pasukan di gereja yang dianggap rawan," kata Rikwanto di kantornya, Selasa, 24 Desember 2014.

    Mulai 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015, kepolisian menggelar Operasi Lilin 2014, untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru. Dalam operasi itu sebanyak 3.943 personel gabungan yang terdiri dari 3.051 anggota Polda Metro, 482 anggota Mabes Polri, 120 anggota TNI, dan 290 orang dari Pemerintah DKI Jakarta diterjunkan.

    Personel itu akan disebar di 1.680 gereja yang digunakan untuk perayaan Natal. Gereja itu tersebar di Jakarta Utara sebanyak 271, Jakarta Pusat 125, Jakarta Barat 219, Jakarta Timur 182, Jakarta Selatan 151, Depok 133, Kota Tangerang 126, Kabupaten Tangerang 91, Kota Bekasi 259, dan Kabupaten Bekasi 123.

    AFRILIA SURYANIS


    Berita Terpopuler:
    Ahok Dinilai Langgar Aturan Sendiri
    Kubu Agung Pilih Islah dengan Ical karena PKB
    'Survei Puan Jeblok karena Anak Megawati'
    Penyebab Ahok Dituding Tak Senang Orang Miskin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.