Natal-Tahun Baru Hujan, Jakarta Pemanasan Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Seksi Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Bambang Surya Putra mengatakan BPBD sudah mendapat peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tentang cuaca pada Natal tahun ini. Menurut dia, sejak November lalu, BMKG sudah memperkirakan selama sepekan hujan akan mengguyur di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. "Sudah diperingatkan sejak dulu," katanya saat dihubungi, Kamis, 25 Desember 2014.

    Berdasar informasi tersebut, kata dia, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah menerbitkan intruksi untuk mempersiapkan jika Jakarta kebanjiran. Menurut dia, semua aparat mulai dari tingkat kelurahan, dan kecamatan, sudah memetakan wilayah-wilayah yang kemungkinan terendam. "Ada 125 kelurahan yang rawan banjir, dan 30 yang paling rawan," ujarnya. Mereka juga sudah mempersiapkan alat-alat jika banjir datang, seperti perahu karet, tenda, dll. (Baca: Ahok Potong Birokrasi Proyek Banjir)

    Meski demikian, Bambang mengatakan, mereka memprediksikan guyuran hujan dari Natal hingga tahun baru nanti tak akan menyebabkan banjir besar. Kiriman air dari Bogor pun tak akan merendam banyak wilayah di Jakarta. Soalnya menurut dia, hujan yang turun tak besar. "Hujan ringan sampai sedang. Kalau pun banjir seperti pemanasan," ujarnya.

    Bambang mengatakan potensi banjir akan lebih besar pada pekan ke tiga Januari hingga pertengahan Februari. Pemerintah Provinsi dan instansi terkait sudah fokus untuk mengatasi hal ini. Mereka menyiapkan sekitar 9 ribu petugas untuk turun ke lapangan. "Mereka dari TNI, Polri, dan satuan kerja perangkat daerah terkait seperti rumah sakit, dll," ujarnya.

    BPBD pun, kata dia, sudah menyiapkan dana cadangan jika gubernur menyatakan bahwa Jakarta darurat banjir. Mereka menyediakan dana hingga Rp 50 miliar. "Tapi dana ini hanya keluar kalau ada status darurat," katanya. Jika statusnya masih biasa, maka dana di masingt-masing satuan kerja tingkat daerah terkait yang akan digunakan.

    NUR ALFIYAH

    Berita Lain
    Keliling Gereja, Aher Ucapkan Selamat Natal

    Menteri Pariwisata Target 10 Juta Wisman di 2015 

    Penunggak Pajak Dicekal, Termasuk Bos Epiwalk 

    Mabuk Lem, Anak Dicambuk Ibunya hingga Tewas  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.