Tebing Longsordi Puncak , Satu Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. zimbio.com

    Ilustrasi. zimbio.com

    TEMPO.CO, Bogor -  Hujan lebat yang turun merata di wilayah Bogor dan sekitarnya, terutama kawasan Puncak, menyebabkan tebing setinggi 10 meter di Kampung Caringin, RT 02/04 Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor ambruk.  Longsoran tanah menimpa tiga rumah warga, Jumat  petang, 26 Desember 2014.

    "Satu orang warga  meninggal dunia karena tewas tertimbun tanah longsor dan seorang warga lainnya mengalami luka-luka," kata Kepala Polisi Sektor Cisarua Komisaris Musimin. Korban meninggal bernama Uha, 70 tahun.

    Musimin mengatakan, longsoran tebing dengan ketinggian 10 meter tersebut terjadi akibat kawasan Puncak diguyur hujan deras sejak pukul 14.00 WIB. "Hujannya sangat deras sehingga tebingan tersebut tidak kuat menahan derasnya air," kata dia.

    Menurut Musimin, tubuh korban baru bisa ditemukan dan berhasil dievakuasi oleh warga bersama petugas Polri, TNI dan BPBD Kabupaten Bogor, dua jam kemudian, "Tubuhnya ditemukan diantara puing-puing bangunan sekitar pukul 18.30," kata dia

    Lokasi rumah korban memang berada di bawah tebing. Sehingga pada saat turun hujan yang cukup lebat tanah di lereng itu tidak kuat menampung air hujan sehingga ambrol.   Saat ini jenazah korban  dibawa ke RS Paru Goenawan Partowidagdo (RSPG) Cibereuem, Kecamatan Cisarua. "Rumah yang terkena longsoran itu  milik Pipih (50),  Daud (55), dan Ajid (60) tahun. Korban yang tewas itu berada di rumah rumah Pipih," kata Musimin.

    M. SIDIK PERMANA

    Berita lain:
    Video ISIS Ancam TNI Beredar di YouTube 
    Perkosa WN Cina, Petugas Keamanan Bandara Dibekuk
    Dapat Salam Natal di Pesawat, Pria Ini Ngamuk  





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.