Banjir, Wagub Djarot: Tak Sehat Ngungsi Terus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menuruni perahu rakitan menuju tempat yang paling dangkal untuk melakukan aktivitas  saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014 banjir melanda Kampung Pulo akibat meluapnya sungai Ciliwung . TEMPO/Dasril Roszandi.

    Warga menuruni perahu rakitan menuju tempat yang paling dangkal untuk melakukan aktivitas saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014 banjir melanda Kampung Pulo akibat meluapnya sungai Ciliwung . TEMPO/Dasril Roszandi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi pengungsian warga korban banjir di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Sabtu, 27 Desember 2014. Saat tiba di lokasi itu, Djarot langsung menuju Posko Siaga Banjir dan berdialog dengan warga serta petugas. (Baca: Banjir, Djarot Bagikan Biskuit di Kampung Pulo.)

    Djarot yang mengenakan jaket cokelat dan pantalon abu-abu juga menyinggung soal kesiapan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang akan menampung warga korban banjir. Menurut Djarot, pembangunan rusun itu harus segera rampung agar warga tak perlu mengungsi setiap banjir datang. "Tak sehat jika mengungsi terus," ujar Djarot. (Baca: Siaga, Begini Banjir Kiriman ke Jakarta Pagi Ini.)

    Kepada Djarot, seorang petugas Posko Banjir menuturkan bahwa genangan air di Kampung Pulo sudah mencapai lebih dari 1 meter. Dari posko itu, Djarot yang didampingi istrinya, Happy Farida, menuju lokasi pengungsian di kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur di Jalan Jatinegara Barat. Di sini, Djarot menyempatkan diri berbincang dengan warga. (Baca: Hujan Deras, Waspada Banjir di Akhir Pekan.)

    Di Kampung Pulo, banjir terjadi sejak pukul 06.55 WIB. Banjir itu menyebabkan pengalihan lalu lintas di Jalan Jatinegara Barat. Banjir setinggi 10 sentimeter pun menggenangi halte busway Matraman. Selain di Kampung Pulo, banjir juga terjadi di RT 01/06 Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur.

    Camat Jatinegara Syofian Taher mengatakan warga yang mengungsi sebagian besar adalah orang lanjut usia dan orang tua yang memiliki bayi. "Mereka semua harus mengungsi bila permukaan air terus naik." (Baca: Siaga, Begini Banjir Kiriman ke Jakarta Pagi Ini.)

    LINDA HAIRANI | YOLANDA ARMINDYA

    Berita Terpopuler
    Jokowi: Sawah Masih Luas, Beras Kok Impor
    Memperkosa Turis Cina, Petugas Bandara Dilepas
    Jokowi: Minta Apa pun Saya Beri, Asal Swasembada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.