Djarot 'Endus' Penjualan Bantuan Korban Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat meminta para camat dan lurah memperbaiki koordinasi sistem distribusi bantuan saat banjir melanda Ibu Kota.

    Alasannya, evaluasi penanganan banjir tahun lalu menunjukan bantuan hanya ada di lokasi-lokasi tertentu saja. "Tak boleh pentingkan ego, di satu titik bantuan berlimpah, di tempat lain justru kekurangan," kata Djarot saat meninjau Pintu Air Manggarai, Sabtu, 27 Desember 2014. (Baca: Wagub Djarot Minta Wali Kota Hibur Korban Banjir)

    Djarot menjelaskan, camat dan lurah sebagai pemimpin wilayah harus bersiaga penuh memantau daerahnya masing-masing. Bantuan dari lembaga-lembaga pemerintah maupun swadaya masyarakat harus dikumpulkan lebih dulu di bawah komando camat dan lurah. Mereka juga bertugas memandu alur bantuan bagi warganya yang terdampak banjir. (Baca: Banjir, Wagub Djarot: Tak Sehat Ngungsi Terus)

    Bantuan yang masih tersisa harus disalurkan ke daerah lain melalui komunikasi antarcamat dan lurah. Dengan begitu, Djarot berujar penumpukan bantuan bisa dicegah sejak awal. (Baca: Banjir, Djarot Bagikan Biskuit di Kampung Pulo)

    Koordinasi ini, Djarot menuturkan, bertujuan memastikan bantuan diterima oleh warga yang berhak. Sebabnya, Djarot menilai selama ini banjir malah dijadikan sarana mengeruk keuntungan bagi sebagian kalangan. Bantuan seperti mie instan, susu, dan selimut yang seharusnya dibagikan seringkali dijual lagi oleh orang-orang itu. "Saya tak mau lagi itu terjadi," ujar Djarot. (Baca: Banjir di Kampung Pulo Capai 2,5 Meter)

    Selain itu, Djarot mengatakan pemimpin wilayah juga wajib memastikan warga yang terdampak banjir agar makan tiga kali sehari dan terpenuhi fasilitas untuk mandi, cuci, kakus. Sebab menurut Djarot, urusan makan dan MCK hanya menjadi persyaratan yang dipenuhi sekadarnya. Djarot berujar hal itu justru mengakibatkan banyaknya penyakit yang timbul saat banjir usai. "Mereka harus beraktivitas juga," kata Djarot. (Baca juga: Hujan Deras, di Mana Saja Titik Banjir Jakarta?)

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:

    Banjir | Natal dan Tahun Baru | 10 Tahun Tsunami | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi: Minta Apa pun Saya Beri, Asal Swasembada
    Reaksi Jokowi Soal Namanya yang Dicatut Gajah 
    Tanggul Lapindo Jebol, Ical Liburan ke Eropa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.