Ini Momentum Puncak Curah Hujan di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi warga yang dilanda banjir dengan menggunakan perahu karet di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. Tingginya curah hujan yang berlangsung dari kemarin membuat sejumlah kawasan di Jakarta terendam banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi warga yang dilanda banjir dengan menggunakan perahu karet di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. Tingginya curah hujan yang berlangsung dari kemarin membuat sejumlah kawasan di Jakarta terendam banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akhir Januari 2015 menjadi puncak musim penghujan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Potensi hujan akan sering terjadi jelang sepuluh hari terakhir bulan Januari hingga sepuluh hari awal Februari.

    "Curah hujan rata-rata pada akhir Januari tinggi, mencapai 400-500 milimeter," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo saat dihubungi Tempo, Sabtu, 27 Desember 2014.

    Menurut dia, mulai akhir Januari, konsentrasi awan hujan akan tiba di wilayah selatan Jabodetabek. Konsentrasi awan hujan ini berimbas pada Ibu Kota yang terkena aliran sungai dari wilayah Bogor, Depok menuju Jakarta.

    Adapun, pada bulan Desember hingga akhir tahun ini, curah hujan berjenjang mulai dari tingkat menengah hingga cukup tinggi. Curah hujan di wilayah DKI Jakarta mencapai level 200-300 milimeter. Sedangkan, curah hujan di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sudah masuk level cukup tinggi, yaitu 300-400 milimeter.

    Karena itu, Mulyono mengatakan, puncak banjir baru akan terjadi pada awal tahun depan. Namun, warga dan pemerintah provinsi DKI Jakarta harus tetap siaga terhadap banjir yang dapat datang sewaktu-waktu saat curah hujan wilayah selatan DKI Jakarta sedang tinggi.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA

    Topik terhangat:

    Banjir | Natal dan Tahun Baru | 10 Tahun Tsunami | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi: Minta Apa pun Saya Beri, Asal Swasembada
    Memperkosa, Petugas Bandara Terancam 12 Tahun Bui
    Reaksi Jokowi Soal Namanya yang Dicatut Gajah 
    Tanggul Lapindo Jebol, Ical Liburan ke Eropa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.