Polda Metro Jakarta: Kualitas Kejahatan Meningkat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya yang baru Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono (kanan) bersalam komando dengan Kapolda sebelumnya, Irjen Pol Dwi Priyatno,  usai upacara pisah sambut di lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, 5 September 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Kapolda Metro Jaya yang baru Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono (kanan) bersalam komando dengan Kapolda sebelumnya, Irjen Pol Dwi Priyatno, usai upacara pisah sambut di lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, 5 September 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat jumlah kasus tindak pidana yang terjadi di sepanjang 2014 menurun sekitar 5,71 persen dibanding 2013. Sepanjang 2014 tercatat 48.503 kasus terjadi sedangkan pada 2013 terdapat 51.444 kasus. "Artinya turun sebanyak 2.941 kasus," kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono di Polda Metro Jaya, Senin, 29 Desember 2014.

    Unggung menjelaskan dari 48.503 kasus yang terjadi di wilayah Polda Metro Jaya, sebanyak 35.355 kasus dapat diselesaikan. Jumlah itu juga menurun dibanding 2013, dari 51.444 kasus yang terjadi, sebanyak 37.665 kasus yang terselesaikan. "Resiko penduduk yang terkena tindak pindana juga menurun dari 226 orang di 2013 menjadi 213 orang di 2014," ujarnya.

    Waktu terjadinya tindak pidana sepanjang 2014 mengalami perlambatan selama 37 detik, yakni dari 10 menit 13 detik di 2013 menjadi 10 menit 50 detik di 2014. "Artinya tahun ini setiap 10 menit 50 detik terjadi satu kasus kejahatan," kata Unggung.

    Namun, beberapa tindakan kriminal yang menonjol dan menjadi perhatian masyarakat seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, penganiayaan berat, pembunuhan, pemerasan, dan narkotika, secara kualitas justru meningkat. "Karena pelaku menggunakan senjata api dan modus operandi yang semakin beragam," ujarnya.

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler
    Lima Teori Hilangnya Pesawat AirAsia
    Tak Baca Email, 10 Penumpang AirAsia Batal Terbang
    Pramugari AirAsia Ini Berencana Mudik ke Palembang
    Pelaut Ini Mengaku Lihat Pesawat Mirip AirAsia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.