Apa Mau Ahok di Malam Tahun Baru?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO , Jakarta:--Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok punya keinginan sederhana untuk merayakan pergantian tahun. Jika disuruh memilih datang ke perayaan pergantian tahun atau tidur, Ahok mengaku pilih tidur. "Kalau boleh, buat gubernur tidur aja saya," kelakar Ahok di Balai Kota, Senin, 29 Desember 2014.

    Menurut Ahok, tidur malam tahun baru sudah menjadi kebiasaan mantan Bupati Belitung Timur itu. "Biasa tradisi tahun baru tidur malah di rumah, tidur lebih cepat," kata dia.

    Namun, sebagai pejabat publik keinginan Ahok harus diurungkan. Ahok berencana menikmati malam pergantian tahun baru bersama Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

    Keduanya akan berangkat dari rumah dinas gubernur di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 20.30. Dari rumah dinas, keduanya bergerak ke Bundaran Hotel Indonesia menggunakan kendaraan.

    Setelah dari Bundaran Hotel Indonesia, ujar Ahok, selanjutnya ke Monas dengan berjalan kaki. "Kalau ke HI lumayan jauh jadi pakai mobil," ucap dia.

    Setelah mengucapkan selamat tahun baru, Ahok melanjutkan, dirinya langsung pulang. "Langsung pulang dan tidur," katanya.

    Pada malam pergantian tahun Dinas Pariwisata bakal menggelar acara meriah di sepanjang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Medan Merdeka Barat, termasuk di Monas. Dinas pun menyiapkan delapan panggung di sepanjang jalan tersebut.

    Rencananya panggung bakal diisi acara musik. Salah satu band yang bakal memeriahkan acara malam pergantian baru adalah ban NAIF.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita terpopuler
    Lima Teori Hilangnya Pesawat AirAsia
    Pelaut Ini Mengaku Lihat Pesawat Mirip AirAsia 
    AirAsia Hilang, Nelayan Ini Dengar Ledakan di Belitung
    Tak Baca Email, 10 Penumpang AirAsia Batal Terbang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.