Jakarta Selatan Masih Rawan Kejahatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus kejahatan masih marak di Ibu Kota, Rabu, 31 Desember 2014. Seperti di Jakarta Selatan, setiap dua jam terjadi satu kasus kejahatan. Meski begitu, kondisi itu sudah lebih baik dibanding tahun lalu. Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan mencatat rata-rata setiap 2 jam 11 menit terjadi satu tindak kejahatan di kota bagian selatan Jakarta ini. Tahun lalu kondisi lebih parah, rata-rata setiap 1 jam 44 menit terjadi satu kejahatan.

    Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat mengatakan jumlah kasus tindak pidana di Jakarta Selatan telah mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Sepanjang 2013 lalu jumlah kasus pidana mencapai 5.038 kasus, sedangkan tahun ini tercatat 3.983 kasus. Artinya ada penurunan 1.055 kasus atau sekitar 21 persen.

    Risiko penduduk yang terkena tindak pidana juga menurun sekitar 20 persen. Dari 175 orang di 2013 menjadi 139 orang di 2014. "Artinya, di 2014, dari 100.000 penduduk di Jaksel ada 139 orang yang menjadi korban kejahatan," katanya.

    Namun jumlah penyelesaian kasus juga mengalami penurunan. Pada 2013 Polres Jakarta Selatan berhasil menyelesaikan 3.940 kasus. Sedangkan pada 2014 hanya 2.455 kasus. "Turun 17 persen," ujar Wahyu.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Baca juga:
    Evakuasi Air Asia, TNI AU Berangkatkan Tim Medis
    Pagi Ini Jalur Puncak Macet Parah
    Cari Korban Air Asia, Pasukan Katak Kayak Superman
    Tim Evakuasi Air Asia QZ8501 Dihadang Hujan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.