Tahun Baru, Wagub Djarot Sempat 'Goyang Oplosan'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Gereja Theresia di Menteng, Jakarta, 24 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Gereja Theresia di Menteng, Jakarta, 24 Desember 2014. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat sangat menikmati pesta tahun baru di Jakarta. Pada momen pergantian tahun ini, Djarot bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjalan dari Bundaran HI menuju beberapa panggung hiburan. (Baca: Kata Djarot, Ini Beda Tahun Baru Blitar-Jakarta)

    Sepanjang perjalananan dari Bundaran HI hingga Lapangan Monas, Djarot sempat berhenti di panggung depan Kantor PT Pembangunan Jaya. Di panggung seluas 5 x 5 meter itu, dua penyanyi dangdut wanita mendendangkan lagu Oplosan. Djarot lantas mengangguk-anggukkan kepala mengikuti irama musik. "Suasananya sangat semarak dan meriah," kata dia, Rabu 31 Desember 2014.

    Menurut mantan Wali Kota Blitar ini, pesta tahun baru di kampungnya terpusat di alun-alun saja. Sedangkan di Jakarta perayaan tahun baru tersebar di beberapa titik mulai Bundaran Hotel Indonesia hingga Lapangan Monas. "Kesannya menjadi sangat meriah," ujar Djarot. (Baca: Indonesia Berduka, Ahok: Tolong Jangan Hura-hura)

    Selain itu, Djarot mengatakan semangat pesta tahun baru di Blitar selalu diisi oleh refleksi. Biasanya, kata Djarot, masyarakat, pemimpin daerah, dan pemuka agama di Blitar akan mengisi acara dengan menggelar doa bersama. Sedangkan perayaan pergantian tahun di Jakarta dimeriahkan dengan panggung hiburan musik.

    RAYMUNDUS RIKANG

    Berita Terpopuler
    Satu Pramugari Air Asia QZ8501 Ditemukan Pagi Ini
    Ini Dia Harga Baru Premium dan Solar
    Bodi Air Asia Terbalik Tampak di Kedalaman 30 Meter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.