Ini Para Pejabat Jakarta Selatan yang Dirotasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan ucapan selamat usai melantik ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan ucapan selamat usai melantik ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merotasi ribuan pejabat eselon II-IV, di Silang Monas hari ini, Jumat, 2 Januari 2015. Salah satu pejabat yang dirotasi oleh Ahok adalah Sekretaris Kota Jakarta Selatan Wahyu Hariadi. "Saya dipindah ke Jakarta Utara," katanya, Jumat ini.

    Wahyu menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara menggantikan Tri Kurniadi yang diangkat menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Selatan. Jabatan Wahyu sebagai Sekretaris Kota di Jakarta Selatan akan digantikan oleh Syamsudin Lologao yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kota Jakarta Barat. Sedangkan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Djoko menjadi Bupati Kepulauan Seribu.

    Selain Wahyu dan Tri Djoko, Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jalan Yusmada Faizal juga dipindah. Dia diangkat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, posisi baru yang merupakan pecahan dari Dinas PU. Ahok memutuskan tugas PU sebelumnya dibagi menjadi dua, yakni Dinas PU Bina Marga dan Dinas PU Tata Air.

    Sedangkan Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor tetap menempati posisinya.

    Hari ini, Ahok melantik 6.506 pejabat eselon II-IV. Tak hanya melantik, Ahok juga memangkas 1.400 jabatan struktural, seperti wakil lurah. Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan juga akan dilebur dengan Dinas Tata Ruang menjadi Dinas Penataan Kota.


    NUR ALFIYAH

    Berita Terpopuler:
    Geng Motor Celurit Pemungut Sampah di Taman Mini
    Penyapu Sampah Korban Geng Motor Diasuransikan
    Ahok Periksa Urine Pejabat DKI Jakarta
    Cara Ahok Lacak Pejabat Pengguna Narkoba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.