Pengunjung Ragunan Lebih dari 50 Ribu Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Minggu (29/12). Libur Hari Raya Natal dan libur sekolah tahun ini, dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ribuan pengunjung memadati Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Minggu (29/12). Libur Hari Raya Natal dan libur sekolah tahun ini, dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan masih jadi tempat pilihan bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk berlibur. Jumlah pengunjung hari ini, Sabtu, 3 Januari 2015, mencapai 50 ribu orang.

    Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang memperkirakan jumlah pengunjung masih akan bertambah hingga sore nanti. "Jam tutup bisa diperpanjang tergantung situasi," kata Wahyudi.

    Pada masa libur Natal dan tahun baru, ditambah liburan sekolah, Wahyudi berujar, jumlah pengunjung tertinggi adalah pada hari libur tahun baru lalu. "Tanggal 1 Januari 2015 mencapai 193.660 pengunjung," kata dia.

    Taman Margasatwa Ragunan menampilkan sekitar 1.900 spesies hewan endemik maupun hewan nonendemik, pada lahan seluas 140 hektare. Wahyudi mengatakan kandang gajah masih menjadi favorit para pengunjung. Selain itu, Pusat Primata Schmutzer juga ramai didatangi.

    Pada liburan tahun baru ini, pengelola kebun binatang Ragunan berencana menggunakan tiket elektronik bagi pengunjung. Tiket jenis ini untuk memudahkan pengunjung masuk dengan tertib tanpa berdesak-desakan.

    NINIS CHAIRUNNISA



    Topik terhangat:
    AirAsia
    | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Geger, Menteri Jonan Damprat Direktur Air Asia
    Korban Air Asia QZ8501 Ditemukan Duduk di Kursi
    Pengalaman KSAU Menembus Awan Cumulonimbus
    AirAsia QZ8501, 5 Fakta dan 5 Tanda Tanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.