Isap Tiga Jenis Narkoba, Fariz RM Ditangkap Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan AKBP Hando Wibowo (kiri) merilis barang bukti narkoba kepemilikan Fariz RM di Polres Jakarta Selatan, 6 Januari 2015. Fariz RM ditangkap Subdit Narkoba Jakarta Selatan kedapatan membawa psikotropika jenis heroin, satu paket ganja dan alat hisap sabu. TEMPO/Nurdiansah

    Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan AKBP Hando Wibowo (kiri) merilis barang bukti narkoba kepemilikan Fariz RM di Polres Jakarta Selatan, 6 Januari 2015. Fariz RM ditangkap Subdit Narkoba Jakarta Selatan kedapatan membawa psikotropika jenis heroin, satu paket ganja dan alat hisap sabu. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Komposer musik Fariz Rustam Munaf yang dikenal dengan Fariz R.M. ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan. Dia ditangkap karena menggunakan narkoba jenis heroin, ganja, dan sabu.

    Kepala Satnarkoba Polres Metro Jaksel Ajun Komisaris Besar Hando Wibowo mengatakan Fariz R.M. ditangkap pada Selasa dinihari di rumahnya di Jalan Camar 11, Blok BE 4, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan. "Dia ditangkap ketika menggunakan ganja," kata dia, Selasa, 6 Januari 2015. (Baca: Fariz R.M. dan Dian Pramana Luncurkan Album Musik)

    Saat ditangkap, kata Hando, petugas menemukan satu paket heroin di saku kanan celananya. "Kami pun menemukan satu paket ganja dan alat hisapnya," kata Hando.

    Saat dilakukan tes urine, Fariz diketahui positif menggunakan ganja. Selain itu, saat dilakukan tes sabu pun, artis lawas itu pun positif. "Dia pun positif pakai heroin," ujar Hando. Saat ini, Fariz masih menjalani pemeriksaan.

    November 2014, Fariz dan Dian Pramana Putra, meluncurkan karya dalam In Collaboration With, produksi Seno M. Hardjo yang dirilis di Piazza, Gandaria City, Jakarta Selatan. Album ini berisi lagu-lagu kedua musikus era 1980 dan 1990-an ini. Menurut Fariz, album tersebut sudah lama direncanakan, yakni lima tahun lalu. "Tapi, baru bisa terealisasi sekarang ini," kata Fariz yang memiliki rambut gondrong berwarna keperakan ini, di sela peluncuran album. (Baca: Fariz R.M. dan Dian Pramana Rilis Album Kompilasi)

    Agar lebih mudah merangkul para pendengar dari kalangan muda, digandenglah para penyanyi generasi terkini, seperti Citra Scholastika (lagu Kurnia dan Pesona), Angel Pieters (lagu Biru), Fatin Shidqia (lagu Demi Cinta), Indah Dewi Pertiwi (lagu Semua Jadi Satu), dan Sammy Simorangkir (lagu Kau Seputih Melati). Ada pula Glen Fredly, Sandhy Sondoro (lagu Sakura), Maliq and The D'Essensial (Barcelona), serta beberapa penyanyi lain.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:

    AirAsia | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Adian Napitupulu: Wiranto Danai 'Di Balik 98'?
    Apa Kata Gerrard Setelah Jadi Pahlawan Liverpool?
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.