Jadi Lurah Gondangdia, Susan Tak di Kantor, ke Mana?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli saat berbincang dengan media yang ditemui di ruangannya, Jakarta  (26/8). Ahok menegaskan tidak akan mengganti Lurah ini hanya karena permintaan subjektif warga. Tempo/Aditia Noviansyah

    Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli saat berbincang dengan media yang ditemui di ruangannya, Jakarta (26/8). Ahok menegaskan tidak akan mengganti Lurah ini hanya karena permintaan subjektif warga. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari kelima menjabat Lurah Gondangdia, Jakarta Pusat, Susan Jasmine Zulkifli memilih kembali ke kantor lamanya, yakni di Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

    Sekretaris Kelurahan Gondangdia Parsiyo mengatakan Lurah Susan memang pergi ke Kelurahan Lenteng Agung. "Hanya pamitan kepada staf dan warga sekitar," ujar Parsiyo kepada Tempo, Rabu, 7 Januari 2014. (Baca: Ahok Pindahkan Lurah Susan, Promosi atau Demosi?)

    Menurut Parsiyo, Lurah Susan pergi ke kantor lamanya itu sejak pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Selain pamitan, tutur dia, Lurah Susan juga mengerjakan tugas yang belum selesai saat bertugas di Lenteng Agung. "Tapi sempat ke Gondangdia sebentar untuk memberi tahu mau ke Lenteng Agung." (Baca: Ahok Pindahkan Lurah Susan dari Lenteng Agung)

    Susan merupakan satu dari 6.505 pejabat yang digeser Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Jumat, 2 Januari 2015. Nama Susan mencuat saat menjadi lurah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Lantaran beragama Nasrani, Susan pernah ditolak warga pada awal menjabat sebagai lurah di Lenteng Agung. (Baca: Lurah Susan, Antara Gerbong Favorit dan Ngebut)

    Kepala Satuan Pelayanan Pendudukan Kelurahan Gondangdia Basuki Hidayat membenarkan bahwa Lurah Susan masih menyelesaikan tugasnya saat bertugas di Lenteng Agung. (Baca: Grogi Ditanya Lurah Susan, Bapak Ini Salah Jawab)

    Senin lalu, tutur Basuki, staf Keluarahan Lenteng Agung datang menemui Susan untuk meminta tanda tangan. "Berkasnya banyak, tinggi setengah meter," katanya. Berkas itu, tutur Basuki, merupakan surat pengesahan kartu tanda penduduk, kartu keluarga, dan surat dinas. (Baca juga: Tanpa Lelang Jabatan, Lurah Susan Sulit Jadi Lurah)

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    Topik terhangat:

    AirAsia | Banjir | Natal dan Tahun Baru | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok 
    Misteri Slot Air Asia, Aroma Kongkalikong Menguat 
    Cari Air Asia, Prajurit Cantik Juga Kangen Pacar
    Isap Tiga Jenis Narkoba, Fariz RM Ditangkap Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.