Sampoerna Turunkan Papan Reklame Iklan Mesum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT HM Sampoerna Tbk memutuskan menurunkan dan menghentikan iklan rokok Sampoerna A Mild mulai kemarin, Selasa, 6 Januari 2015. Iklan yang menampilkan sepasang laki-laki dan perempuan muda dengan pose nyaris berciuman itu sebelumnya menuai protes karena dianggap mesum.

    "Kami memutuskan untuk segera menurunkan dan menghentikan penayangan iklan tersebut terhitung mulai 6 Januari," kata Head of Regulatory Affairs International Trade and Communications Sampoerna Elvira Lianita. (Baca: Iklan Rokok Ini Dinilai Mesum, Mengapa?)

    Sebelumnya, seorang warga bernama Irfan Noviandana meminta agar reklame iklan rokok itu diturunkan. Menurut dia, iklan yang memasang foto sepasang pemuda-pemudi dengan adegan yang nyaris berciuman itu mesum. Terlebih tulisan yang ditampilkan pada iklan tersebut, "Mula-mula Malu-malu, Lama-lama Mau". Dia khawatir iklan itu akan membahayakan buat para remaja.

    Irfan menggalang dukungan penurunan reklame iklan itu lewat situs Change.org. Hingga siang ini, petisi tersebut telah meraup hingga 8.000 dukungan. (Baca: YLKI Turut Kecam Iklan Rokok Mesum)

    Elvira mengatakan Sampoerna berterima kasih dengan kritik ini. Meski iklan itu baru ditayangkan, Sampoerna akan menurunkannya sesuai dengan masukan. "Sampoerna sangat menghargai dan berterima kasih atas seluruh masukan dan kritik yang disampaikan terkait dengan salah satu iklan rokok Sampoerna A Mild yang baru ditayangkan," ujarnya.

    NUR ALFIYAH

    Terpopuler
    Ini Alasan Johan Mundur sebagai Juru Bicara KPK
    Jokowi Diingatkan Tolak Budi Gunawan untuk Kapolri
    Jonan Selidiki Pejabat 'Penjual' Izin Air Asia
    Pemandu di Bus Wisata Curhat 'Kejamnya' Ahok
    Riset BMKG: Air Asia Jatuh karena Mesin Beku

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.