Djarot: DKI Bikin Kampung Atlet di Kemayoran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur dan Wakil Gubernur  DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, berdoa bersamad untuk para korban Air Asia saat pergantian tahun 2015 di Monas, Jakarta, 1 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, berdoa bersamad untuk para korban Air Asia saat pergantian tahun 2015 di Monas, Jakarta, 1 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Untuk mendukung jalannya ajang pertandingan olahraga terbesar se-Asia itu, Jakarta berencana membuat kampung atlet.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kampung atlet itu akan dibuat di Kemayoran, Jakarta Pusat. "Tapi karena lahan di Kemayoran milik Sekretariat Negara, kami akan mengajukan surat ke Presiden Joko Widodo," katanya di Balai Kota, Kamis, 8 Januari 2015. Lahan yang akan dijadikan kampung atlet itu, kata dia, seluas 11 hektare.  "Nanti kalau sudah dibolehkan, kami langsung bergerak," katanya.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menjelaskan, kampung atlet akan menjadi tempat menginap para atlet yang akan bertarung di Asian Games mendatang. Kalau bisa beristirahat dengan nyaman, para atlet diharapkan bisa berprestasi lebih bagus. (Baca: Djarot Sebut 1.000 Minimarket di DKI Bermasalah)

    Walaupun berencana membangun kampung atlet, pemerintah DKI Jakarta akan memprioritaskan penggunaan hotel di Jakarta untuk para atlet yang berpartisipasi dalam pesta olahraga terbesar se-Asia yang akan digelar untuk ke-18 kalinya itu. "Kalau hotel di Jakarta bisa menampung atlet, kami akan prioritaskan," katanya. (Baca: Djarot 'Ultimatum' Wali Kota Jakarta Pusat)

    HUSSEIN ABRI YUSUF



    Berita Lainnya:
    PKL Beri Amplop Lurah Susan, Apa Reaksinya?  
    Penyerang 'Pembalasan Nabi' Charlie Hebdo Tewas  
    Yogyakarta Bicara Hotel dan Kampung di Belakangnya
    Menteri Anies: Soal UN Harusnya seperti GRE  
    'Pembalasan Nabi', Penyerang Charlie Hebdo Terekam  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.