Jumat, 21 September 2018

Jakarta Macet, Polda: Kendaraan Naik 12 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara bermotor menggunakan trotoar  untuk menghindari kemacetan di jalan Sudirman, Jakarta,  (13/3). Banyaknya pengendara motor yang menggunakan trotoar mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pejalan kaki. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah pengendara bermotor menggunakan trotoar untuk menghindari kemacetan di jalan Sudirman, Jakarta, (13/3). Banyaknya pengendara motor yang menggunakan trotoar mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pejalan kaki. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan jumlah kendaraan di Jakarta terus meningkat. "Per tahun, meningkat sekitar 12 persen," kata Martinus di kantornya, Jumat, 9 Januari 2015.

    Berdasarkan catatan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, jumlah pertambahan kendaraan mencapai 5.500-6.000 unit per hari. Untuk kendaraan roda empat, penambahannya mencapai 1.600 unit, sementara kendaraan roda dua 4.000-4.500 unit. "Itu berdasarkan data samsat yang mengeluarkan surat tanda nomor kendaraan (STNK)," ujarnya.

    Menurut Martinus, pertambahan jumlah kendaraan itu menjadi penyumbang utama kemacetan di Jakarta. "Karena pertumbuhan jalannya hanya 0,01 persen. Jadi, tidak sebanding."

    Untuk itu, dibutuhkan cara mengurangi volume kendaraan yang melintas di Jakarta. Misalnya, jalan 3 in 1, pelarangan sepeda motor di beberapa ruas jalan, dan electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar elektronik. "Pelarangan sepeda motor di Jalan Thamrin itu nantinya menuju kepada ERP," ujar Martinus. (Baca juga: Larangan Sepeda Motor di Jakarta Berlaku 24 Jam)

    Berikut ini jumlah kendaraan di Jakarta hingga akhir 2014:
    - Mobil Pribadi: 3.226.009 unit
    - Bus: 362.066 unit
    - Mobil Barang: 673.661 unit
    - Sepeda Motor: 13.084.372 unit
    - Kendaraan Khusus: 137.859 unit

    AFRILIA SURYANIS

    Berita lain:
    Heboh, Dosen IAIN Ajak Mahasiswa Belajar di Gereja 
    'PNS Seksi' di Kota Bekasi Ditegur 
    Penyelam Belut Air Asia Jumpa Hiu: Assalamualaikum  











     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salah Tangkap, Penangkapan Terduga Teroris, dan Pelanggaran HAM

    Sejak insiden Mako Brimob Kelapa Dua pada Mei 2018, Polri tak mempublikasi penangkapan terduga teroris yang berpotensi terjadi Pelanggaran HAM.