Ribuan Kotak Suara Raib, 3 Pegawai KPU Diperiksa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan kotak suara tersegel saat rekapitulasi suara Pemilu Presiden & Wakil Presiden oleh KPU Kota Bandung di Bandung, 17 Juli 2014. TEMPO/Prima Mulia

    Tumpukan kotak suara tersegel saat rekapitulasi suara Pemilu Presiden & Wakil Presiden oleh KPU Kota Bandung di Bandung, 17 Juli 2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus hilangnya 9.000 kotak suara di gudang penyimpanan di Jalan Pengadegan, Jakarta Selatan. "Masih kami selidiki dan memeriksa saksi-saksi," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Komisaris Indra Fadillah Siregar, kepada Tempo, Jumat, 9 Januari 2015. 

    Indra menjelaskan, saat ini sudah ada tiga orang saksi diperiksa. Mereka adalah pekerja di Komisi Pemilihan Umum Jakarta Selatan. "Siapa yang berjaga pada hari itu dan kenapa bisa hilang, itu yang kami periksa dan dalami," ujarnya.

    Indra belum mengetahui apakah ada keterlibatan orang dalam dalam kasus pencurian 9.000 kotak suara ini. Namun, menurut dia, diduga pelaku mengincar besi bekas kota suara itu. "Ini pencurian murni, karena bekas penyimpanan surat suara itu terbuat dari besi," kata dia.

    Komisi Pemilihan Umum Jakarta Selatan kehilangan 9.000 kotak suara yang terbuat dari aluminium. Ketua KPU Jaksel Muhammad Ikbal menuturkan, sampai saat ini, pihaknya belum mengetahui siapa pelaku pencurian itu. "Sudah lapor sejak bulan November lalu ke Polres Jaksel. (Kasus pencurian kotak suara) masih didalami," ujar Ikbal. 

    Menurut Ikbal, Peristiwa itu sebenarnya terjadi pada November 2014. Salah satu stafnya melaporkan bahwa gudang penyimpanan kotak suara dibobol maling. Akibatnya, 9.000 kotak suara yang sudah dalam kondisi rusak raib. "Itu bekas Pemilu 2004 dan 2009," tuturnya.

    AFRILIA SURYANIS

    Terpopuler
    Penyelam Belut Air Asia Jumpa Hiu: Assalamualaikum  
    Beresi Kisruh Penerbangan, Jonan Ikuti Cara Susi
    Perjanjian Pranikah Korban Air Asia Susahkan Risma  
    Teror Lagi di Paris, Polwan Tewas Tertembak  
    Kisah Penyelam Belut pada Pencarian Air Asia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.