Pencuri Sepeda Motor Tembak Korbannya di Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian menunjukan tersangka beserta barang bukti komplotan pencurian kendaraan bermotor di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Banten (29/11). Dalam aksinya para tersangka mengincar kendaraan bermotor milik pelajar.  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas kepolisian menunjukan tersangka beserta barang bukti komplotan pencurian kendaraan bermotor di Polsek Jatiuwung, Tangerang, Banten (29/11). Dalam aksinya para tersangka mengincar kendaraan bermotor milik pelajar. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Bekasi - Seorang warga, Egi, 20 tahun, ditembak pencuri sepeda motor di Jalan Raya Hamkam RT 04 RW 05, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Senin, 12 Januari 2015.

    "Korban mengalami luka tembak di perut," ujar Juru Bicara Polresta Bekasi Kota, Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, Senin, 12 Januari 2015. Siswo mengatakan, selain menembak korban, pelaku juga menggondol sepeda motor korban jenis Yamaha Vixion B-4355-TDW.

    Kepada polisi, seorang saksi Mutmainah, 45 tahun, menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika Egi sedang membuka tokonya yang menjual sepatu. "Dia sedang menata barang dagangannya," kata Siswo menirukan ucapan Mutmainah. Saat itu, ada dua orang tak dikenal turun dari kendaraan roda dua lalu mendekati sepeda motor korban yang diparkir di samping tokonya.

    Ternyata dua orang itu pencuri. Mereka kemudian mengambil sepeda motor korban. Namun aksinya kepergok kemudian korban berteriak dan mengejar pencuri itu. "Tiba-tiba pencuri mengeluarkan senjata api," ujar Siswo seperti keterangan Mutmainah.

    Karena panik, pelaku meletuskan tembakan ke arah korban. Seketika, penjual sepatu itu jatuh tersungkur ke tanah. Sementara, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor curiannya. "Lari ke arah Pondok Gede," kata dia.

    Hasil identifikasi kepolisian, pelaku berjumlah enam orang menggunakan tiga sepeda motor matik. Adapun ciri-cirinya memakai sweater warna merah dan tutup kepala atau kupluk. "Saksi tidak ada yang melihat nomor polisinya," kata Siswo. "Kami masih melakukan penyelidikan."

    ADI WARSONO

    Topik terhangat:

    AirAsia | Calon Kapolri | Charlie Hebdo | Menteri Jonan | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ternyata, Budi Gunawan Dapat Rapor Merah KPK 
    Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa Yang Bodoh' 
    Black Box Air Asia Ternyata Kejepit Bodi Pesawat
    Ahok Robohkan Ruko, Veronica: Kamu Tega!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.