Ahok Bangun Parkiran di Bawah Monas, Biayanya?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta berencana menambah lahan parkir di Ibu Kota. Namun penambahan tempat parkir ini selalu terkendala pembebasan tanah. Solusinya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, bakal membangun parkiran di bawah tanah.

    Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2015, pemerintah mengalokasikan dana untuk membangun parkir bawah tanah. Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah menggelontorkan Rp 40 miliar untuk mambangun parkir ruang bawah tanah di kawasan Monumen Nasional. (Baca: Ahok Robohkan Ruko, Veronica: Kamu Tega!)

    Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta, Ika Lestari Adji, belum mengetahui rencana pembangunan ruang parkir tersebut. "Saya belum bisa menjawab, nanti dipahami dulu," kata dia saat dihubungi, Ahad, 11 Januari 2015. (Baca: Soal Monorel Jakarta, Ahok Takut Sama Jaksa Nakal)

    Kepala Unit Pengelola Teknis Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sunardi Sinaga menyambut baik rencana pembangunan parkir ruang bawah tanah Monas. Menurut dia, lahan parkir yang ada yakni di IRTI kapasitasnya terbatas. "Sudah tidak menampung lagi," ucapnya.

    Apalagi jika akhir pekan tiba. Banyak kendaraan yang terparkir di trotoar dan bahu jalan sekitar Monas karena IRTI tak menampung. "Monas itu kawasan wisata kalau akhir pekan membludak," kata dia. (Baca: Ahok Rela 'Penggal' Bapaknya jika Langgar Aturan)

    Ia menyebutkan daya tampung IRTI saat ini hanya mencapai ribuan kendaraan. Untuk kendaraan roda dua, IRTI bisa menampung sekitar seribu kendaraan sedangkan mobil hanya menampung 200 kendaraan.

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:
    AirAsia
    | Calon Kapolri | Charlie Hebdo | Menteri Jonan | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Ternyata, Budi Gunawan Dapat Rapor Merah KPK 
    Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa Yang Bodoh' 

    Black Box Air Asia Ternyata Kejepit Bodi Pesawat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.