Kartu Jakarta Pintar, DKI Anggarkan Rp 2,2 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siswa tunjukkan kartu Jakarta Pintar yang dimilikinya untuk mencairkan dana di Bank DKI cabang Otista, Jakarta, 8 September 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Siswa tunjukkan kartu Jakarta Pintar yang dimilikinya untuk mencairkan dana di Bank DKI cabang Otista, Jakarta, 8 September 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI menggelontorkan dana sebesar Rp 2,2 triliun untuk program Kartu Jakarta Pintar 2015. Dana tersebut meningkat lebih dari 50 persen dibanding pada tahun lalu sebesar Rp 790 miliar.

    Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Arie Budiman mengatakan ada penambahan syarat untuk penerima KJP. "Siswa harus berperilaku baik," ujarnya di Balai Kota, Senin, 12 Januari 2015.

    Ia menuturkan syarat tersebut diminta langsung oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. "Kan, Pak Gubernur minta yang bermasalah, misalnya anaknya bandel, ngerokok, suka berantem, tidak akan diberikan," tuturnya.

    Karena itu, penerima KJP harus diverifikasi dengan ketat. Sebab, tujuan pemberian KJP tak sekedar membantu memenuhi kebutuhan sekolah siswa, tapi juga memperbaiki perilaku siswa. Selain itu, verifikasi digunakan agar tidak terjadi penerima ganda.

    Ihwal data penerima, ia mengaku tengah melakukan pendataan. "Sekarang, datanya sedang berproses. Kami verifikasi dulu," katanya. Termasuk soal besaran nilai KJP.

    ERWAN HERMAWAN


    Berita Terpopuler:

    Anulir Sanksi Maskapai, Menteri Jonan 'Dikerjai'? 

    Rekening Budi Gunawan Gendut, Kami Tanya Isu Itu 

    AS Akan Tutup 15 Pangkalan Militernya di Eropa

    Calon Kapolri: 3 Persamaan Pilihan Jokowi-SBY  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.