Rangga Bunuh Diri, Usia Galau Perlu Didampingi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh Rangga Arman Kusuma, remaja 14 tahun, mencengangkan masyarakat. Remaja kelas II SMP Global Islamic School ini ditemukan tewas gantung diri di lemari pakaiannya. (Baca: Siswa SMP Bunuh Diri, Psikolog: Banyak Pemicunya)

    Kasus bunuh diri pada usia remaja ini sebelumnya sudah sering terjadi. Menurut psikolog Ratih Ibrahim, pemicu bunuh diri pada usia ini bisa bemacam-macam. "Bisa karena teman, pacar, bahkan dari media," katanya saat dihubungi, Ahad, 18 Januari 2015. (Baca: WHO: Setiap 40 Detik, Satu Orang Bunuh Diri)

    Pendiri lembaga konseling Personal Growth ini mengatakan usia remaja merupakan saat transisi dari anak menuju dewasa. Pada saat ini, anak berusaha mencari jati dirinya. Akibatnya, muncul kegelisahan yang luar biasa. "Remaja itu umur galau, mereka cenderung lebay memaknai sesuatu," ujarnya.

    Karena itu, menurut dia, orang tua dan orang-orang terdekat perlu mendampingi mereka. Orang tua harus memantau dan menemani mereka, meskipun mereka menunjukkan sikap yang biasa. "Biasanya orang tua merasa anaknya baik-baik saja saat mereka melihat anaknya diam, menarik diri di kamar. Orang tua berpikir yang penting sekolahnya bagus, itu yang kurang tepat," ujarnya.

    Menurut Ratih, saat seperti ini justru orang tua harus aktif mencari tahu tentang kebutuhan anaknya. Orang tua harus bertanya kepada anak-anaknya dan berusaha menjalin ikatan dengan mereka. Soalnya, pada usia tersebut, anak biasanya kebingungan dengan dirinya karena harus menghadapi banyak hal dalam satu waktu. "Mereka mesti menghadapi saat pubertasnya, harus mencapai prestasi akademik tertentu. Di saat bersamaan, mereka juga ingin tampil keren, ingin punya pacar, ingin banyak makan karena sedang tumbuh, tapi takut gemuk," katanya.

    Remaja pun, kata dia, mesti membuka diri kepada orang tuanya agar paham tentang kebutuhannya. Mereka perlu menceritakan apa yang diperlukan. "Bantu orang tuamu, jangan diam saja karena mereka tak paham kalau kamu tak bilang," ujarnya.

    Rangga ditemukan tewas gantung diri pada Rabu lalu di rumah neneknya di Pancoran, Jakarta Selatan. Dia diketahui tinggal bersama nenek dan tantenya sejak orang tuanya bercerai.

    NUR ALFIYAH

    Terpopuler
    Soal Kapolri, Ruhut: Jokowi Melihat Sesuatu
    Australia Galau Oleh Jokowi Soal Eksekusi Warganya
    Pakaian Putih, Terpidana Bertanda Tembak di Dada
    Oegroseno Bela Suhardi Alius dari Cap Pengkhianat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.