Ahok Bicara Muhammad & Konsep Rahmatan Lil Alamin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meyakini ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad bakal membawa negara sejahtera. Sebab, menurut dia, konsep Muhammad adalah rahmatan lil alamin atau kesejahteraan untuk alam semesata dan penghuninya.

    "Saya yakin, negara apa pun Anda, kalau Anda menggunakan prinsip rahmatan lil alamin, Anda sejahtera," katanya dalam acara Maulid Nabi Muhammad di Gedung Smesco, Jakarta, Ahad, 18 Januari 2015. Konsep tersebut, menurut dia, membedakan Muhammad dengan pemimpin besar lainnya. (Baca: Ahok: Nabi Muhammad Sangat Sempurna)

    Muhammad, kata dia, lebih mementingkan urusan yang lebih besar ketimbang untuk dirinya sendiri. Dan, ia pun meniru konsep rahmatan lil alamin itu selama memerintah DKI Jakarta. "Kalau kita mengusahakan orang lain dan kota, akan menjadi kesejahteraan kita juga," ucapnya.

    Menurut dia, konsep rahmatan lil alamin juga ditiru oleh Indonesia. Gotong-royong secara implementasi sama dengan konsep rahmatan lil alamin yang dibawa Muhammad. Namun konsep tersebut kini terkikis. (Baca: Ahok Tiru Sistem Transportasi di Chicago)

    Walhasil, Ahok menambahkan, banyak orang yang melanggar aturan karena tidak melaksanakan konsep rahmatan lil alamin. "Karena kita tidak melaksanakan konsep rahmatan lil alamin, sekarang itu nipu rakyat," ujarnya.

    Ia juga menilai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tak merepresentasikan Islam. Sebab, ajaran Islam bukan menimbulkan kekerasan, tapi kesejahteraan bagi umatnya. "Islam itu rahmatan lil alamin," katanya.

    ERWAN HERMAWAN

    Baca berita lainnya:
    Soal Kapolri, Ruhut: Jokowi Melihat Sesuatu
    Australia Galau pada Jokowi Soal Eksekusi Warganya

    Oegroseno Bela Suhardi Alius dari Cap Pengkhianat

    Pakaian Putih, Terpidana Bertanda Tembak di Dada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.