BMKG: Bogor Sudah Masuk Puncak Musim Hujan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    Ilustrasi hujan. REUTERS/Zoran Milich

    TEMPO.CO, Bogor - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga memperkirakan puncak musim hujan di wilayah Bogor dan sekitarnya terjadi pertengahan Januari ini. "Ini berdasarkan pantauan Citra Satelit cuaca milik BMKG," kata Kepala Stasiun Klimatologi Dramada Bogor Dedi Sucahyono kepada Tempo, Senin, 19 Januari 2015.

    Dedi menyatakan puncak musim hujan di wilayah Bogor terutama kawasan Puncak, ditandai dengan peningkatan intensitas hujan. "Jumlah hari hujannya saat ini sudah mulai banyak, bahkan intensitas dan curah hujannya pun mengalami peningkatan," kata dia.

    Berdasarkan pantauan dan analisis Stasiun Klimatologi Dramaga, puncak hujan akan terjadi hingga akhir Februari mendatang. "Puncak musim hujan kali ini lebih panjang, bahkan berdasarkan prakiraan, puncak hujan yang tinggi akan terjadi hingga 19 Februari mendatang," kata dia.

    Wilayah-wilayah di Bogor yang akan diguyur hujan dengan intensitas dan curah hujan tinggi adalah, yakni Dayeuh Babakan Madang bisa mencapai 523 mm, dan Klapanunggal yang mencapai 597 mm. Sedangkan untuk wilayah lainya curah hujan bisa mencapai di atas 300 mm. "Curah hujan yang termasuk tinggi atau ekstrim biasanya mulai dari 100 hingga 150 mm, namun diperkirakan curah hujan kali ini akan melebihi dari 300 mm," kata dia.

    Sementara ini, kondisi cuaca di wilayah Bogor dan sekitarnya, Senin, 19 Januari 2015, hujan sudah mengguyur sejak pagi dengan intensitas normal. Bahkan di beberapa daerah curah dan intensitas hujan cenderung di atas rata-rata atau tinggi.

    Untuk itu, Dedi mengimbau masyarakat yang rumahnya berada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, Cisadane, dan beberapa anak sungai lainnya agar lebih meningkatkan kewaspadaannya akan peningkatan air. "Bukan warga yang tinggal di bantaran air sungai saja yang harus waspada, akan tetapi masyarakat yang tinggal di perbukitan dan lereng gunung pun harus lebih waspada karena rawan bencana tanah longsor," katanya.

    M. SIDIK PERMANA

    Berita lain:
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    Oegroseno: Budi Gunawan Pasti Ditahan KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.