Tak Berizin, 35 SMA Jakarta Utara Terancam Tutup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelajar sekolah dasar. ANTARA/Wahyu Putro A

    Ilustrasi pelajar sekolah dasar. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga puluh lima sekolah setingkat sekolah menengah atas di Jakarta Utara terancam ditutup karena tak memiliki izin. Hal ini disampaikan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Utara Mustafa Kemal.

    "Mereka tidak memiliki izin operasional," kata Mustafa Kemal, Senin, 19 Januari 2015.

    Izin operasional ini, menurut Kemal, seperti memperpanjang izin domisili sekolah. Beberapa sekolah, kata dia, abai terhadap izin seperti ini.

    Kemal mencontohkan Raffles International Christian School yang terletak di kawasan Kelapa Gading. Sampai saat ini, izin sekolah ini masih menumpang izin sekolah pusat yang berada di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

    Kemal secara tegas mengatakan bakal menutup sekolah-sekolah ini jika tetap membandel dan tak mengurus izin. Namun sebelum sampai pada sikap tegas itu, Kemal berharap pengurus sekolah bisa segera melengkapi izin yang diminta.

    "Karena kasihan siswa," katanya. "Izin, kan, biar lulusannya diakui dan setara dengan sekolah-sekolah lain."

    ARIE FIRDAUS

    Berita lain:
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.