Tunggu Ahok, Tarif Angkutan Jakarta Segera Turun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  melambaikan tangan saat  luncurkan bus gandeng Scania Euro 6 berbahan bakar gas di Silang Monas Jakarta (08/05).  Bus asal Swedia dengan konsep Sustainable Travel itu diperkenalkan untuk transportasi Transjakarta dengan kapasitas 140 penumpang.  TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melambaikan tangan saat luncurkan bus gandeng Scania Euro 6 berbahan bakar gas di Silang Monas Jakarta (08/05). Bus asal Swedia dengan konsep Sustainable Travel itu diperkenalkan untuk transportasi Transjakarta dengan kapasitas 140 penumpang. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Organisasi Angkutan Darat DKI Jakarta menurunkan tarif angkutan umum masih menunggu penetapan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Baca: Organda Siap Turunkan Tarif Angkutan 5 Persen.)

    Ketua Organda DKI Shafruhan Sinungan mengatakan sudah mengirimkan surat pemberitahuan nilai penurunan tarif angkutan di Jakarta kepada Ahok pada hari ini, 20 Januari 2015. "Nanti Gubernur Ahok akan mengundang kami untuk rapat dan akan disiapkan surat keputusan gubernur tentang tarif baru," kata Shafruhan kepada Tempo. (Baca: Ahok-Organda Rapat Tarif Angkutan Umum Besok.)

    Rapat pleno Organda DKI Jakarta pada Senin, 19 Januari 2015, memutuskan tarif angkutan akan turun masing-masing Rp 500. Tarif bus sedang AC turun dari Rp 7.500 menjadi Rp 7.000. Tarif bus besar AC diubah dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.000, sedangkan bus kecil dari Rp 4.000 menjadi Rp 3.500. Adapun tarif taksi masih mengacu pada tarif batas bawah dan atas. (Baca: Harga BBM Turun, Ini Tarif Angkutan Versi Ahok.)

    Shafruhan mengatakan jumlah penurunan tarif awalnya diajukan 5 persen atau Rp 200. Namun Organda sepakat membulatkannya menjadi Rp 500. "Susah jika segitu. Akhirnya kami bulatkan ke atas," ujarnya.

    Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyebarkan surat edaran berisi instruksi kepada seluruh kepala daerah untuk menetapkan penurunan tarif angkutan jalan minimal  5 persen. Penurunan tarif diberlakukan menyusul turunnya harga bahan bakar jenis solar dan Premium.

    KHAIRUL ANAM

    Berita Terpopuler
    Dua Indikasi Presiden Jokowi Dipengaruhi Megawati 
    Gadis Indo Jelita Si Pemulung Sampah 
    Bocah Ini Memprotes Tuhan di Depan Paus Fransiskus  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.