Bogor Hujan, Debit Air di Katulampa Meningkat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bendungan Katulampa, Bogor Timur, Jawa Barat. TEMPO/Subekti

    Bendungan Katulampa, Bogor Timur, Jawa Barat. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bogor - Hujan deras yang turun merata di wilayah Bogor, terutama kawasan Puncak, Selasa, 20 Januari 2015, sejak pukul 15.00 WIB hingga malam ini, mengakibatkan ketinggian air Sungai Ciliwung mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

    Ketinggian air sungai di papan mercu Bendung Katulampa, Bogor, yang tadi siang mencapai 30 sentimeter, sore ini meningkat menjadi 70 sentimeter atau berstatus siaga 4. (Baca: Katulampa 130 Cm, Jakarta Siaga 3 Banjir.)

    Kepala Jaga Bendung Katulampa Bogor Andi Sudirman mengatakan peningkatan ketinggian air Sungai Ciliwung ini terjadi pada pukul 17.00. Sebelumnya pada pukul 15.00, ketinggian air hanya 30 sentimeter atau berstatus normal.

    "Dengan ketinggian air 70 sentimeter ini, jumlah debit air yang mengalir dari Bendung Katulampa ke wilayah Jakarta mencapai 68.094 liter per detik," katanya. (Baca: Mengenal Katulampa, Primadona Info Banjir Jakarta.)

    Andi mengatakan, hingga malam ini, sejumlah wilayah Bogor masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. Dengan demikian, ketinggian air Bendung Katulampa masih tetap berpotensi mengalami peningkatan.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciliwung untuk meningkatkan kewaspadaannya," ujarnya. Dengan ketinggian dan volume air Ciliwung tersebut, diprediksi air akan sampai ke wilayah Jakarta sekitar 12 jam mendatang.

    M. SIDIK PERMANA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.