Ahok Ingin Djarot Populer di Masyarakat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur dan Wakil Gubernur  DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, berdoa bersamad untuk para korban Air Asia saat pergantian tahun 2015 di Monas, Jakarta, 1 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, berdoa bersamad untuk para korban Air Asia saat pergantian tahun 2015 di Monas, Jakarta, 1 Januari 2015. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap dia dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat populer seperti pasangan Jokowi-Ahok. Karena itu, dia sering meminta Djarot memenuhi undangan dari masyarakat. "Saya ingin saat warga kenal Ahok, berarti warga juga kenal Pak Djarot," kata Ahok di Balai Kota, Selasa, 20 Januari 2015.

    Ahok menjelaskan, Djarot tak hanya akan ditugasi memenuhi permintaan audiensi. Ia juga meminta Djarot menghadiri undangan-undangan resmi yang ditujukan kepadanya. Permintaan ini bertujuan membuat warga Ibu Kota lebih mengenal Djarot.

    Djarot sudah menjabat wakil gubernur sekitar satu bulan. Dalam kurun tersebut, Djarot kerap menggunakan waktu kerjanya untuk mengunjungi sejumlah lokasi di Ibu Kota. Blusukan Djarot yang pernah dicatat Tempo di antaranya kunjungan ke Pasar Santa di Jakarta Selatan sebelum dia dilantik pada 17 Desember 2014. Djarot juga pernah menyambangi posko pengungsian warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, saat permukiman itu dilanda banjir pada awal Januari 2015 (Baca: Djarot Blusukan ke Jakarta Timur, Apa Hasilnya?)

    Ahok mengapresiasi upaya blusukan Djarot ke berbagai tempat di Jakarta. Selain mempelajari permasalahan, kata Ahok, Djarot juga dapat memperkenalkan diri kepada masyarakat. "Supaya masyarakat punya kenangan tentang beliau," ujar Ahok (Baca: Jadi Wagub DKI, Djarot Blusukan Naik Sepeda Motor.)

    LINDA HAIRANI

    Berita lain:
    Mahasiswi Berutang Rp 1 Miliar Dikenal Tertutup  

    Bob Sadino, Celana Pendek, dan Ajaran Agama  

    Tony Abbot Kirim Surat, Apa Reaksi Jokowi?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.