Bogor Hujan, Katulampa Siaga 4

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menonton ketinggian air di pintu air Katulampa yang ketinggiannya meningkat di 160 cm di Bogor, Jawa Barat (17/1). TEMPO/Subekti.

    Warga menonton ketinggian air di pintu air Katulampa yang ketinggiannya meningkat di 160 cm di Bogor, Jawa Barat (17/1). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bogor - Hujan mengguyur wilayah Bogor selama empat jam. Akibatnya, ketinggian air Sungai Ciliwung di papan mercu Bendung Katulampa, Bogor, kembali naik. Pada Rabu, 21 Januari 2015, pukul 17.00 WIB, ketinggian air telah mencapai 70 sentimeter atau menunjukkan status siaga 4.

    "Pada pukul 15.00 WIB tadi, ketinggian air di Bendung Katulampa di posisi 50 sentimeter atau normal. Tetapi tinggi muka air Ciliwung naik menjadi 60 sentimeter pada pukul 16.00 WIB," kata Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman.

    Ketinggian air terus meningkat dan menjadi 70 sentimeter atau masuk siaga 4 pada pukul 17.00 WIB. "Dengan ketinggian air 70 sentimeter, volume air yang mengalir dari Bendung Katulampa ke Jakarta diperkirakan mencapai 68.094 liter per detik. Jumlah ini akan bertambah banyak jika wilayah Kabupaten Bogor, Depok, dan Jakarta juga diguyur hujan," katanya.

    Andi mengatakan air akan sampai di Jakarta dalam 12 jam. "Ketinggian air ini masih berpotensi naik, karena hujan masih mengguyur sebagain besar wilayah Kota Bogor dan Puncak," katanya.

    Karena itu, dia melanjutkan, pihaknya akan terus menginformasikan ketinggian air di Bendung Katulampa kepada petugas pintu air di Manggarai. "Kami akan pantau terus kondisi ketinggian air sungai, terlebih jika kawasan Puncak masih diguyur hujan deras," katanya.

    M. SIDIK PERMANA

    Berita Lainnya:
    Langgar Tenggat Waktu, Jokowi Ancam Copot Menteri  
    Membandingkan Bob Sadino dengan Mario Teguh
    QZ8501: Naik Cepat, Jatuh, dan Ucapan Allahu Akbar
    Sesudah Budi Tersangka, KPK Diusik dari 3 Penjuru  
    Nelayan Adukan Cuitan Menteri Susi ke DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.