Sewot Lihat PNS Selfie, Djarot: Narsis Banget

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan burung peliharaannya kepada sejumlah awak media wartawan di rumah dinasnya di Besakih, Jakarta, 25 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memperlihatkan burung peliharaannya kepada sejumlah awak media wartawan di rumah dinasnya di Besakih, Jakarta, 25 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat emosi melihat tingkah laku para pegawai negeri sipil saat menghadiri pelantikan 700 pejabat di lingkungan pemerintah DKI. Para PNS itu asyik berfoto mengabadikan diri mereka ketimbang khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    "Ini pejabat baru langsung dievaluasi juga, saat pelantikan ini. Saya menyatakan tidak puas," kata Djarot di Balai Kota, Kamis, 22 Januari 2015. Menurut Djarot, seharusnya sikap PNS harus tegap begitu Indonesia Raya berkumandang. "Saya tegur mereka biar tahu." (Baca: PNS Morfin, Djarot: Mereka Bersih.)

    Dalam acara pelantikan di aula Blok G Balai Kota, Djarot sengaja duduk di bagian belakang. Djarot duduk di belakang karena ingin melihat reaksi PNS saat menghadiri acara resmi seperti pelantikan. "Itu lagu kebangsaan kita tidak dihargai. Narsis banget," ucap dia. (Baca: Kena Bau Ayam, Djarot Tegur Pejabat Jakarta Timur.)

    Ternyata tingkah laku PNS yang berfoto tidak hanya pada saat menyanyikan lagu kebangsaan. Dalam sesi sumpah janji mereka bersikap yang sama. Djarot juga kembali menyorotinya. "Kemudian sumpah janji, harusnya dia ucapin, dia ambil gambar juga," ujarnya. (Baca juga: Djarot Mau Datang, Mesin Layanan Mati Diumpetin.)

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:

    Budi Gunawan | Eksekusi Mati | Harga BBM Turun | AirAsia

    Berita terpopuler lainnya:
    Langgar Tenggat Waktu, Jokowi Ancam Copot Menteri
    Membandingkan Bob Sadino dengan Mario Teguh
    KPK Jawab 'Serangan' Istana Soal Budi Gunawan
    Menteri Susi Adukan Jonan ke DPR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.