Olah TKP Tabrakan Maut, Pondok Indah Macet Total  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dibantu Diklantas Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi kecelakaan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta, 22 Januari 2015. Tempo/Aditia noviansyah

    Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dibantu Diklantas Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi kecelakaan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta, 22 Januari 2015. Tempo/Aditia noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Akibatnya, lalu lintas di sepanjang jalan tersebut macet total. (Baca: Lokasi Tabrakan Maut Pondok Indah Jadi Tontonan.)

    Salah satu pengendara mobil, Bayu, mengatakan kemacetan lalu lintas membuat mobilnya tak bisa melaju di depan Mal Gandaria City. Akhirnya, Bayu bergabung dengan masyarakat yang menyaksikan olah tempat kejadian perkara yang digelar polisi di lokasi kecelakaan. "Daripada diam, lebih baik saya nonton. Penasaran lihat kondisi kecelakaan maut itu."  (Baca: Begini Kronologi 'Tabrakan Maut' di Pondok Indah.)

    Polisi memblokir jalan untuk melancarkan olah TKP. Jalan ditutup dari depan toko Holland Bakery hingga lokasi kecelakaan. Menurut Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Hindarsono, olah TKP akan dilakukan di jalan sepanjang 500 meter. "Jalan diblokir untuk memudahkan proses olah TKP agar dapat mengetahui kecepatan mobil yang menabrak," katanya.

    Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Iskandar Muda itu menyebabkan empat orang tewas. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, pelaku tabrakan, Christoper, menggunakan narkoba jenis LSD. Dampak penggunaan narkoba jenis ini antara lain pengguna mengalami halusinasi dan kondisi emosinya terganggu.

    HUSSEIN ABRI YUSUF

    VIDEO TERKAIT:

    Terpopuler
    Menteri Susi Adukan Jonan ke DPR 
    Rara Beberkan Kronologi Kencan Putra Deddy Mizwar
    Deddy Mizwar Dinilai Tak Bisa Didik Anak 
    Beginilah Cara Mereka Mengeroyok KPK  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.