Ahok Manut Gobel Larang Minimarket Jual Miras

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengambil minuman di salah satu minimarket di Jakarta, Kamis 22 Januari 2014. Terkait peraturan perdagangan minuman keras, Mendag melarang penjualan minuman beralkohol golongan A dijual di minimarket. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pengunjung mengambil minuman di salah satu minimarket di Jakarta, Kamis 22 Januari 2014. Terkait peraturan perdagangan minuman keras, Mendag melarang penjualan minuman beralkohol golongan A dijual di minimarket. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan Pemerintah DKI akan mengikuti aturan yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan mengenai penjualan minuman keras.

    Ahok mengatakan selama ini DKI mengacu pada peraturan tersebut. "Kalau menteri perdagangan menyatakan begitu, ya kami ikut," kata Ahok di Balai Kota, Kamis, 22 Januari 2015. (Baca: Pemda DKI Akan Tarik Bir dari Minimarket)

    Sebelumnya, Ahok mengizinkan penjualan minuman keras dengan kadar alkohol di bawah lima persen. Ia mensyaratkan pembelian minuman keras hanya diizinkan dengan menunjukkan kartu identitas. Pembeli wajib berusia lebih dari 21 tahun. (Baca: Minimarket Tak Boleh Jual Bir, Pengusaha Protes)

    Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel melarang penjualan minuman beralkohol golongan A atau berkadar alkohol kurang dari 5 persen di minimarket. Larangan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol yang diteken pada 16 Januari 2015. (Baca: Rachmat Gobel Larang Penjualan Bir di Minimarket)

    Ahok berujar Pemerintah DKI akan menyesuaikan peraturan daerah untuk mematuhi larangan tersebut. "Nanti kami atur perubahannya," kata Ahok. (Baca: April, Minimarket Tak Lagi Jual Bir)

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:

    Budi Gunawan | Eksekusi Mati | Harga BBM Turun | AirAsia | Dana Siluman Ahok

    Berita terpopuler lainnya:
    Beginilah Cara Mereka Mengeroyok KPK
    WhatsApp di Komputer, Begini Cara Install-nya 
    KPK Diserang, Abdullah Hehamahua: Jangan Khawatir
    Mulai Pekan Depan, Polwan Boleh Berjilbab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.