Djarot Sewot, PNS Selfie Dipanggil Inspektorat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melantik ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Sebanyak 2000 PNS DKI Jakarta dilantik tersebut merupakan hasil Evaluasi dan rotasi PNS di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melantik ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Monas, Jakarta, 2 Januari 2015. Sebanyak 2000 PNS DKI Jakarta dilantik tersebut merupakan hasil Evaluasi dan rotasi PNS di pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tempo/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun mengatakan dua pegawai negeri sipil yang kedapatan berfoto saat menyanyikan lagu Indonesia Raya akan mendapat surat peringatan. 

    Mereka dianggap tak menghormati lagu kebangsaan dan melanggar sumpahnya sebagai pegawai negeri sipil. "Mereka malah selfie saat menyanyikan lagu Indonesia Raya," kata Lasro di Balai Kota, Jumat, 23 Januari 2015. (Baca: Sewot Lihat PNS Selfie, Djarot: Narsis Banget)

    Kedua pegawai tersebut dilaporkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot yang sengaja mengambil tempat di barisan belakang mendapati dua PNS sibuk berfoto saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

    Djarot semakin geram lantaran aksi tersebut masih berlanjut saat mereka seharusnya mengucapkan sumpah jabatan ketika dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Menurut Djarot, pelantikan tersebut merupakan wujud kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

    Lasro mengatakan dua pegawai itu berkilah saat pemeriksaan awal berlangsung. Keduanya, kata Lasro, beralasan bahwa mereka berfoto dengan banyak pegawai lain. Meski begitu, ia berujar, kedua pegawai tersebut tetap akan menjalani proses pemeriksaan. "Berfoto itu boleh, tapi mereka harus tahu waktunya," ujar Lasro.

    LINDA HAIRANI

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Eksekusi Mati | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    PDIP Diserang Balik: KPK Pernah Panggil Megawati  
    Terkuak, Alasan Ali Turun Sebelum Tabrakan Maut
    Tanpa Izin Mega, Hasto Kristiyanto Serang KPK
    Gaji Lurah di Jakarta Rp 33 Juta, Ini Rinciannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.