Siang Ini, Ketinggian Air di Katulampa Masih Norma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencuci peralatan rumah tangganya memanfaatkan debit air sungai Ciliwung yang mengering di mercu bendung Katulampa, Bogor Timur, Bogor, 25 September 2014. TEMPO/Subekti.

    Warga mencuci peralatan rumah tangganya memanfaatkan debit air sungai Ciliwung yang mengering di mercu bendung Katulampa, Bogor Timur, Bogor, 25 September 2014. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bogor - Ketinggian air sungai Ciliwung di papan mercu Bendung Katulampa Bogor, terpantau normal dengan Tinggi Muka Air (TMA) 50 sentimeter pada Jumat pagi, 23 Januari 2015. "Masih bertahan di posisi 50 sentimeter jenak pukul 06:00 hingga pukul 11:30," kata Kepala Pengawas Bendung Katulampa Bogor Andi Sudirman, Jumat, 23 Januari 2015.

    Menurut Andi, ketinggian air di Bendung Katulampa masih tetap berpotensi mengalami peningkatan, karena cuaca di wilayah Bogor dan sekitarnya masih diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

    "Biasanya, peningkatan ketinggian air di Bendung Katulampa ini akan terjadi pada sore hingga malam hari, karena kondisi wilayah Bogor terutama kawasan Puncak pada siang hingga malam diperkirakan digujur hujan dengan intensitas sedang dan tinggi," kata dia. (baca: Mengenal Katulampa, Primadona Info Banjir Jakarta)

    Akan tetapi, dengan kondisi cuaca di wilayah Kota Bogor dan sekitarnya sudah memasuki puncak musim penghujan, pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Ciliwung agar meningkatkan kewaspadaanya terhadap peningkatan ketinggian air sungai Ciliwung yang dapat berpotensi dan mengakibatkan sebagian besar wilayah Jakarta tergenang air bahkan banjir.

    "Kami akan terus memantau dan menginformasikan setiap peningkatan dan penurunan debet air yang mengalir dari Bendung Katulampa ke petugas pintu lainya seperti Depok dan Manggarai," kata dia.

    M SIDIK PERMANA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.