Saksi Tabrakan Maut Pondok Indah, Sandi Trauma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penggalan grafis kronologi tabrakan maut Pondok Indah. (Grafis: Unay)

    Penggalan grafis kronologi tabrakan maut Pondok Indah. (Grafis: Unay)

    TEMPO.CO , Jakarta:Supir pemilik mobil Mitsubishi Outlander, Ahmad Sandi Illah, mengaku trauma setelah tabrakan maut yang terjadi di Pondok Indah Selasa malam. Menurut dia, kejadian itu tak pernah dialami sejak dia bekerja sebagai supir.

    "Kalau saya mengemudi mobil, dan ada orang tepat di belakang saya, saya jadi merinding," kata dia kepada Tempo di kediamannya, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis malam. (Baca: Kalimat Terakhir Christopher Sebelum Tabrakan Maut)

    Dia juga sudah ajukan rehat selama beberapa hari kepada ayah Ali, yang merupakan bosnya untuk beristirahat menenangkan diri. Bosnya menyetujui. "Bos saya bilang jika sudah siap bekerja lagi, silakan masuk," kata dia. (Baca: Terkuak, Alasan Ali Turun Sebelum Tabrakan Maut )

    Setelah kecelakaan itu dan pulang ke rumah, Sandi mengaku tak ke mana-mana. Dia takut ditanya orang-orang. Dia merasa ada beban tersendiri kepada para korban dan keluarga korban. "Walaupun bukan saya pelakunya, saya merasa ada rasa tak enak juga," kata dia.

    Sandi pun menolak semua tawaran untuk menjadi narasumber di beberapa stasiun TV. Dia mengatakan, sudah banyak yang datang ke rumahnya untuk mengajak dia ikut talkshow secara live, tapi dia urung. "Saya harus jaga perasaan keluarga korban, dan terutama keluarga bos saya," kata dia.

    Dia mengaku tak mendapat tekanan dari pihak manapun. Bahkan, bosnya sangat maklum dengan keadaannya. Bosnya pun menyuruh supir lain untuk mengantar Sandi pulang karena tahu bahwa Sandi masih syok.

    Saat ini, Sandi sudah lebih tenang. Dia mengatakan akan kembali bekerja dalam waktu dekat. "Ya saya akan kembali jadi supir untuk keluarga Ali," kata dia.

    Sandi adalah sopir Ali, yang merupakan kawan Christoper, pelaku tabrakan maut di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta. Dalam peristiwa ini, empat nyawa melayang akibat mobil yang dikendarai Christoper menghantam mereka.

    Saat kejadian, Sandi semestinya mengantar Christoper pulang ke rumahnya di kawasan Pondok Indah. Namun Christoper yang sedang mabuk mengambil alih kemudi.  Saat mengendarai mobil Mitsubishi OUtlander itu, Christoper menabrak beberapa kendaraan.

    YOLANDA RYAN ARMINDYA


    Terpopuler
    Terkuak, Alasan Ali Turun Sebelum Tabrakan Maut 
    Gaji Lurah di Jakarta Rp 33 Juta, Ini Rinciannya 

    Beda Obat: Gitaris Padi Bergairah,Penabrak Maut...

    Pengemudi Maut Bisa Lihat Nenek Bak Gadis Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.