Jakarta Mulai Masuki Puncak Musim Hujan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi warga yang dilanda banjir dengan menggunakan perahu karet di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. Tingginya curah hujan yang berlangsung dari kemarin membuat sejumlah kawasan di Jakarta terendam banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Petugas Pemadam Kebakaran melakukan evakuasi warga yang dilanda banjir dengan menggunakan perahu karet di bantaran kali Ciliwung, Jatinegara, Jakarta Timur, 27 Desember 2014. Tingginya curah hujan yang berlangsung dari kemarin membuat sejumlah kawasan di Jakarta terendam banjir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi selama tiga hari ke depan, Jakarta dan sekitarnya masih akan diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Hal ini karena pada akhir Januari 2015 sudah mulai memasuki puncak musim hujan.

    Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG Harry Tirto Djatmiko mengatakan saat ini sudah mulai memasuki puncak musim hujan. "Ini ditandai dengan hujan yang turun dalam durasi lama," kata dia kepada Tempo Jumat 23 Januari 2015. (Baca: Hujan Merata di Bogor Belum Ancam Banjir Jakarta)

    Selain itu, kata Harry, belakangan ini hujan turun sudah tidak mengenal waktu. "Jika hujan berhenti, pada break itu tetap turun hujan ringan atau gerimis," ujarnya. Di puncak musim hujan, hujan akan sering turun sejak malam hari hingga dini hari.

    Dia mengatakan, kondisi ini harus tetap diwaspadai hingga Februari mendatang. "Sebenarnya peak season-nya hingga pertengahan Februari nanti," kata dia. Kewaspadaan terhadap turunnya hujan masih diperlukan setidaknya hingga awal Maret 2015 mendatang. Terkait kondisi itu, Harry mengatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta.

    Sementara itu, Kepala BPBD DKI Deny Wahyu mengatakan sudah melakukan persiapan banjir. Dia telah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan kelurahan serta kecamatan untuk meminimalisir dampak musibah banjir dan penanganan terhadap pengungsi.

    Kepada warga yang tinggal di daerah aliran kali atau saluran penghubung, Deny meminta mereka waspada. "Mohon bisa terus meng-update kondisi pintu air. Itu bisa jadi acuan datangnya banjir," ujarnya. (Baca juga: Jokowi-Ahok Diminta Bersiap 'Tiup' Hujan)

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan
     | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Abraham Minta Panglima TNI Moeldoko Lindungi KPK

    Mega Gelar Pesta di Hari Penahanan Bambang KPK

    KPK Vs Polri, Din Syamsuddin: Karena Sikap Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.