Cafe Christopher dan Ali Tempat Nongkrong Anak Muda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    Christopher Daniel Sjarif, pengemudi Mitsubushi Outlander yang terlibat tabrak lari di Pondok Indah. News.okezone.com/Syamsul

    TEMPO.CO, Jakarta - Christopher Daniel Sjarif, 23 tahun, tersangka kasus tabrakan maut di Pondok Indah Selasa lalu, 20 Januari 2015, sempat mampir ke Liberica Coffee di kawasan SCBD, sebelum kecelakaan yang menewaskan empat itu terjadi. Di Liberica Coffee, Christopher bersama temannya, Muhammad Ali Riza, 22 tahun.

    Liberica Coffee yang terletak di lantai 4 mall Pasific Place dapat dikunjungi mulai pukul 09.00-22.00 WIB. Liberica Coffee terbuka seperti cafe di mall pada umumnya. Dari depan atau saat memasuki Liberica Coffee, tampak jejeran botol minuman bir dan anggur di sudut kanan dan kiri. (Baca: Tabrakan Pondok Indah, Berapa Saksi Diperiksa?)

    Di buku menu tertera macam-macam jenis wine dari Itali, Amerika Serikat, Prancis, Chile dan Australia. Bir yang dijual juga beraneka ragam, seperti Bintang, Heineken, Guiness, Corona, Hoegaarden, dan Erdinger. (Baca: Terkait Tabrakan Pondok Indah, Sandi Mendadak Tenar)

    "Wine dan beer yang kami jual sesuai aturan, dengan kadar alkohol di bawah lima persen," kata Manager Liberica Coffee Pasific Place, Nunik Budiarti saat ditemui Tempo, Jumat, 23 Januari 2014. "Pelanggan yang mesan wine dan beer juga agak malam." (Baca: Tabrakan Maut, 3 Keanehan Christoper Versi Polisi)

    Saat Tempo datang, kedai ini sedang ramai. Kebanyakan pengunjungnya adalah para pebisnis dan pekerja kantoran. "Pelanggan kami kebanyakan orang kantoran, kalau anak muda biasanya menjelang malam atau weekend," ujarnya. (Baca: Ini yang Dirasa Christopher Saat Tabrakan Maut)

    Menurut Nunik, jenis menu yang paling banyak dipesan adalah kopi dan nasi goreng. "Kami jual makanan asia juga, tapi memang paling banyak pelanggan suka kopi dan nasi goreng," kata dia. Sebab, pelanggan yang mengunjungi Liberica Coffee di Pasific Place, 70 persen adalah orang Indonesia. "Sisanya (30 persen) warga asing," ujarnya. (Baca: Seberapa Cepat Christopher Picu Mobilnya di Tabrakan Pondok Indah?)

    Mengenai kedatangan Christopher dan Ali ke cafe ini, Nunik mengaku tidak mengetahui pasti apakah benar Chritopher dan Ali memsan wine dan beer sesaat sebelum kecelakaan. "Tidak bisa dijelaskan, karena hanya pelanggan yang sesekali datang. Kecuali kalau dia reservasi tempat, baru kami tahu dan ada catatannya," kata Nunik. (Baca: Sopir Tabrakan Maut Pondok Indah Diomeli Majikan)

    Menurut Nunik, Ali dan Christopher bukan pelanggan yang sering datang berkunjung ke Liberica Coffee. "Kalau sering datang pasti kami kenal. Tapi di sini enggak ada yang kenal, karena tidak sering. Mungkin baru kemarin itu saja." (Baca juga: Dahsyatnya Efek LSD, Narkoba Tabrakan Pondok Indah)

    AFRILIA SURYANIS

    Topik terhangat:
    Budi Gunawan | Bambang Widjojanto | Tabrakan Pondok Indah | AirAsia 

    Berita terpopuler lainnya:
    Setelah Bambang KPK, Giliran Adnan Pandu Diincar
    Sopir Tabrakan Maut Pondok Indah Diomeli Majikan  
    Orang Goblok pun Tahu, Ini Serangan Balik Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.